Perpanjang Bandara Frans Sales Lega Masih Menuai Masalah

0
932

RUTENG. NTTSatu.com –   Rencana perpanjangan Bandar udara Frans Sales Lega di Ruteng ibu kota Kabupaten Manggarai masih menulai masalah. Setidaknya ada tiga masalah yang mengganjal rencana tersebut.

Bandara yang sudah berusia puluhan tahun ini hanya bisa didarati oleh pesawat jenis  foker  50  sementara pesawat jenis ATR 72 belum bisa mendarat  karena landasan bandara itu belum memenuhi syarat. Panjang bandara yang ada yakni 1500 Meter  harus diperpanjang minilam 150 meter lagi sehingga bisa didarati pesawat jenis ATR 72.

Kepala Bandara Frans Sales Lega Ruteng, Farel T. L Tobing yang dihubungi NTTSatu.com di ruang kerjanya di  Bandara Udara Frans sales Lega mengatakan, bandara Frans sales Lega dengan ukuran panjang 1500 meter lebar 30 Meter  hanya bisa di darati pesawat foker 50.

“Saat ini ada tiga  maskapai yang baru bekerja sama dengan bandara kita yaitu Trans Nusa, Aviastar,dan susis air sementara Kalstar masih meninjau,” katanya.

Dikatakannya, untuk bisa didarati pesawat besar seperti Wings air, lion air dan pesawat  ATR 72 seharusnya bandara  Frans Sales Lega diperpanjang minimal 150 Meter.

Farel menjelaskan, sudah  ada pembangunan selama ini  namun itu hanya pembangunan  terminal seluas   1800 M  dan pembangunan fasilitas lainya. Pembangunan tersebut sudah dilaksakana sejak tahun 2015 dengan dana sebesar Rp 12 miliar dan dilanjutkan pada tahun ini untuk proses finising dengan dana sebesar 6 M. Dana itu untuk pembanguna fasiltas di terminal seperti  pengecatan, pemasangan keramik, pembangunan toilet, dan fasilitas bandara udara Frans Sales Lega lainya

 

Tiga Kendala

Setidaknya ada tiga masalah yang harus dihadapi dalam upaya pepernjangan bandara tersebut. Masalah utama adalah masalah pembebasan lahan disusul masalah lokasi  dengan medan yang sulit karena harus diuruk sehingga rata dengan  landasan yang sudah ada, dan masih ada 6 rumah warga yang berada persis di lokasi   rencana penambahan panjang bandara.

“Kita juga cukup sulit untuk menghadapi kendala ini, karena   itu kita masih terus membangun komunikasi dengan Pemda Manggarai,” ujarnya.

Dia berharap Pemerintah Daerah Manggari bisa bersama-sama dengan mereka menemukan solusi terbaik sehingga rencana perpanjanan bandara Frans Sales Lega bisa tercapai sehingga bandara ini bisa didarati pesawat ukuran besar.

“Kita terus membangun komunikasi dengan Pemda, mudah-mudahan bisa segera ditemukan solusi terbaik,” katanya. (mus)

=====

Keterangan Foto : Bandara Udara Frans Sales Lega Ruteng

Komentar ANDA?