Pilih Walikota Yang Langsung Kerja Bukan Masih Mau Belajar

0
153
Foto: Jonas Salean saat Kampanye di Oesapa Barat, Senin, 09 Januari 2017 petang

KUPANG. NTTsatu.com –  Masyarakat Kota Kupang diingatkan untuk memilih walikota Kupang yang nanti langsung bekerja membangun Kota Kupang dengan aneka program yang sudah ada ketimbang memilih calon yang nanit masih butuh waktu untuk belajar menjadi walikota.

“Kapan dia mulai kerja kalau masih harus belajar lagi. Karena itu saya minta masyarakat Kota Kupang untuk memilih paket Sahabat yang sudah bekerja selama lima tahun ini membangun Kota Kupang dari pada membuang suara yang nanti menyesal kemudian tidak ada manfaatnya,” tegas Refafih Gah yang mewakili Partai Koalisi dalam Kampanye paket Sahabat (Jonas Salean – Nikolaus Fransiskus di Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Senin, 09 Januari 2017 petang.

Menurut Refafih, Jonas Salean telah menunjukkan keberhasilannya membangun Kota Kupang selama lima tahun ini. Masyarakat Kota Kupang tahu apa yang sudah dilakukannya selama ini.

“Kalau masyarakat sudah tahu dan rasakan apa yang sudah dibuat pak Jonas selama ini, mengapa harus ragu memilih paket nomor urut dua ini. Dia perpengalaman bukan mau mencari pengalaman sebagai walikota,” tegas Refafih.

Dalam Kampanye yang dipandu Master of Ceremonial (MC) kawakan Kota Kupang, Bastian Dethan ini, Jonas Salean menegaskan, selama lima tahun dia sudah berbuah banyak sekali untuk membangun Kota Kupang terutama masyarakat Kota Kupang. Dan semua masyaraka bisa menyaksikan dengan sangat jelas.

“Semuanya sangat transparan, kita bangun Kota Kupang dengan hati dan masyarakat menikmati hasilnya. Saya tidak mau sebutkan satu persatu, biarkan masyarakat yang mengatakannya sendiri,” tegasnya.

Kepada warga Kelurahan Oesapa Selatan, Jonas mengatakan, bulan Mei ini akan diluncurkan program Brigade Kupang Sehat (BKS) mulai Mei 2017. Semua warga Kota Kupang yang sakit silahkan berobat gratis di semua Puskesmas dalam Kota ini juga RSUD Kota Kupang dengan gratis hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk saja.

Untuk warga Kota Kupang yang meninggal dunia, selama ini Pemerintah Kota Kupang membantu dana sebesar Rp 2,5 juta. Namun jika terpilih kembali dia akan menaikkan menjadi Rp 3,5 juta.

Pendidikan juga lanjut Jonas sudah menjadi komitmennya. Selama ini Pemkot memberikan bantuan biaya pendidikan kepada para mahasiswa dari keluarga miskin yang akan menyelesaikan pendidikannya sebesar Rp 1,5 juta, dan nanti akan meningkat menjadi Rp 2,5 juta dan akan diberikan kepada 1.500 mahasiswa dari keluarga miskin di seluruh wilayah Kota Kupang. (bp)

Komentar ANDA?