Pilkada 9 Kabupaten, Demokrat Tidak Bisa Mengusung Paket Sendiri

0
185

KUPANG. NTTsatu.com – Sekretaris DPD Partai Demokrat, Jonathan Kana mengatakan, Partai Demokrat tidak bisa mengusung paket calon bupati dan wakil bupati secara murni di sembilan kabupaten yang menyelenggarakan pilkada tahun ini.

 

Demokrat harus berkoalisi dengan partai politik (Parpol) lain untuk pemenuhan syarat pengusungan paket calon. Walaupun Demokrat tidak memiliki satu kursi pun di DPRD Ngada, tapi tetap berpartisipasi dalam pilkada dengan mengusung salah satu paket calon peserta pilkada.
“Paket calon yang diusung ada yang murni kader partai, ada yang melamar menjadi kader partai, dan yang dinilai memiliki kapasitas dan kapabilitas,” kata Kana kepada wartawan di Kupang, Rabu, 22 Juli 2015.
Kana menjelaskan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) telah mengeluarkan surat keputusan (SK) pengusungan paket calon, kecuali Manggarai Barat. Jika Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung Tobias Wanus, maka Parti Demokrat mendukungnya. Apabila PKB mengusung paket lain, maka Demokrat mengusung paket lain.
“SK sudah ada, pada waktu dan moment yang tepat, akan diberikan kepada semua paket calon yang diusung,” ujar Kana.
Dikatakannya, pada prinsipnya Partai Demokrat target menang di sembilan kabupaten penyelenggara pilkada. Tapi peluang kemenangan terbesar di lima kabupaten yakni paket Willi Lay di Kabupaten Belu, Kornelis Soi- Yoseph Bei (Ngada), Stef Bria Seran- Daniel Asa (Malaka), Eusebio di Kabupaten TTU, dan Marten Dira Tome- Nikodemus Rihi Heke (Sabu Raijua). (iki)

Komentar ANDA?