PLN Diharapkan Bangun Jaringan Listrik di Daerah Wisata

0
182
Foto: Kadis Pariwisata NTT, Marius Ardu Jelamu

KUPANG. NTTsatu.com – Untuk mendukung pembangunan dan pengembangan sector pariwisata di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), PT PLN diharapkan berkoordinasi dengan BUMN lainnya untuk membangun jaringan listrik di daerah-daerah wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu yang dihubungi di Kupang, Minggu 06 Novemer 2016 berharap PT PLN bisa berkoordinasi dengan BUMN lainnya untuk bisa mengucurkan dana untuk membantu pembangunan jaringan listrik di daerah wisata di provinsi NTT. Koordinasi ini tentu melalu

CSR (Corporate Social Responsibility) BUMN
“Kita berharap investasi dana CSR (Corporate Social Responsibility) BUMN tidak hanya untuk daerah Labuan Bajo saja tetapi juga untuk daerah wisata lainnya terutama pembangunan energi listrik,” katanya.

Harapan Marius ini disampaikan terkait dengan terobosan puluhan BUMN yang menggelontorkan dana CSR sekitar Rp14,3 miliar untuk membantu pembangunan di Labuan Bajo belum lama ini.
Dia mengatakan, kebutuhaan listrik merupakan salah satu hal penting dan utama dalam mendukung kemajuan tidak hanya di bidang investasi pariwisata namun juga kehidupan ekonomi sosial masyarakat yang menjadi salah satu tujuan utama pemerintah dalam pengembangan di sektor ini.

“Kita semua tahu, energi listrik untuk daerah NTT masih menjadi penghambat, untuk itu kita berharap agar dana bantuan BUMN bisa menyentuh daerah pelosok yang juga terdapat destinasi wisata,” katanya.

Dia mengatakan, bantuan kelistrikan tersebut dapat berupa pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) sesuai dengan sumber daya alam yang tersedia.

“Misalnya, di daerah Flores yang banyak menyimpan potensi geothermal (panas bumi) yang bisa dimanfaatkan untuk kelistrikan hingga ke daerah pelosok,” kata mantan Penjabat Bupati Manggarai ini.

Selain itu, lanjut dia, daerah lain seperti Sumba juga menyimpan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang dapat dikembangkan dengan dana bantuan dari BUMN.

Daerah lain seperti Lembata, Alor, Rote, Sabu, Flores Timur juga berpotensi dikembangkannya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PT PLN tentu memiliki program sehingga bisa sinkron dengan pemerintah yang tengah gencar membangun sector pariwisata di seluruh Indonesia. (*/bp)

Komentar ANDA?