PLN kembali Menerangi Desa Lamanabi, Flotim

0
279
Foto: GM PT PLN Wilayah NTT, Ricahrd Safkaur ketika meresmikan pengoperasian PLTD di desa Lamanabi, Flores Timur

NTTsatu.com – KUPANG – Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah yang sangat terpencil di NTT, PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur kembali meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 2×20 kW di Lamanabi, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur NTT, Kamis (15/6).

Peresmian PLTD Lamanabi di hadiri langsung oleh General Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTT , Richard Safkaur dan didampingi Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hajon. ST, bersama masyarakat menyaksikan Peresmian tersebut hal ini menandakan bahwa listrik akan lebih terang di Desa Lamanabi.

“PLTD ini bukan merupakan usaha PLN pertama kali untuk melistriki warga disini, sebelumnya kita sudah ada PLTMH didekat sini, tetapi karena kondisi alam yang mengakibatkan debit air kurang dan adanya bencana alam yaitu longsor mengakibatkan tertimbunnya asset PLN tersebut,” kata Richard.

Lanjutnya, tersedianya listrik untuk mendukung Program Pemerintah saat ini yakni ketahanan  dan kedaulatan energi yang merupakan perwujudan program “Nawa Cita” dari Presiden Jokowi maka dari itu, diusahakan lagi dengan pembangunan PLTD dan memang Program PLN melistriki seluruh desa di NTT sampai dengan akhir tahun 2018 dan kini PLN hadir kembali di Desa Lamanabi,

Flores Timur adalah kabupaten yang sudah memimpin Rasio elektrifikasinya mencapai 91%, dari 251 desa, yang sudah berlistrik ada 226 desa, Jadi kurang 25 desa lagi yang direncanakan,  24 desa di tahun ini dan 1 di tahun berikutnya, namun apabila memungkinkan semuanya akan kami percepat dalam tahun ini,” jelas Richard.

Sementara Bupati Flores Antonius Hubertus Gege Hajon, sangat mengapresiasi program dari PLN tersebut yang mendekatkan diri kepada masyarakat yang  belum terjangkau dengan listrik.

“Terima kasih kepada PLN yang tidak menghitung untung rugi untuk memberikan  penerangan di sini karena disini ada masyarakat yang membutuhkan listrik dan jadilah PLTD disini, mohon sampaikan salam kami kepada Direksi PLN dan Presiden Jokowi karena program Nawacita sudah sampai di desa ini,” ujar Antonius.

Meskipun tantangan PLN dalam melistrik silih berganti mulai dari akses jalan dari Waiklibang ke Desa Lamanabi sangat sulit dilalui kendaraan dan cuaca hujan angin, namun saat ini sudah terpasang 28 bangunan, 5 bangunan umum, 23 penduduk dan dari 64 KK sudah ada 28 pelanggan PLN tinggal 27 rumah lagi yang belum tersambung listrik.

Richard berharap semua elemen dan komponen pemerintah utamanya camat, desa dan lurah, serta masyarakat untuk terus mendukung dan menjaga asset PLN untuk Desa Lamanabi tetap terang, harapnya.(ambu).

Komentar ANDA?