PLN NTT Rayakan HUT ke – 14 dan Buka Puasa Bersama

0
90
Foto: PLN berbuka puasa Bersama pegawai, anak yatim, dan kaum dhuafa di Kupang.

KUPANG, NTTsatu.com – PLN Wilayah NTT menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus merayakan ulang tahun ke- 14  dengan menggelar acara  Buka Puasa Bersama pegawai, anak yatim, dan kaum dhuafa.

Acara bertajuk “Berbagi Lebih Bermakna” ini dilakukan di Lapangan Tenis Kantor PLN Wilayah NTT, Selasa (28/6) petang.

Hadir General Manager PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur, Camat Oebobo, D. Mere, semua manajer bidang, manajer PLN Area se NTT, Manajer PLN Sektor NTT dan dari PJB yang mengoperasikan PLTU Bolok.

Dalam cara ini, Richard Safkaur menyerahkan bantuan untuk Pura di komplek BTN Kolhua dan Masjid Al Ikhlas berlokasi di belakang PLTD Tenau. Bantuan berupa bahan bangunan masing-masing  sebesar Rp15 juta. Juga bantuan Santunan Anak Yatim sebesar Rp10 juta.

PLN Wilayah NTT juga menyerahkan 500 paket sembako ke masyarakat yang tidak mampu di sekitar kota Kupang total sebesar Rp 87,5 juta. Kado lebaran untuk dhuafa sekitar 60 keluarga senilai Rp 9 juta, program peduli 1000 guru TPQ sekitar 60 guru senilai Rp12 juta dan bantuan Tebar Qurán, 6 TPQ senilai Rp 3,6 juta.

Richard Safkaur menjelaskan penyerahan bantuan merupakan bentuk kepedulian PLN dan saling berbagi kebahagiaan HUT PLN NTT ke – 14 pada 25 Juni 2016 bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.

Dijelaskan, dana bingkisan Lebaran dan HUT PLN Wilayah NTT bersumber dari PLN dan zakat pegawai PLN yang dikelola oleh Lembaga Zakat Infaq dan Sedekah (LAZIS) PLN.

“Dalam suasana di Bulan Suci Ramadhan ini, tepat kita merayakan Hari Ulang Tahun PLN NTT yang ke – 14, sekaligus Buka Puasa bersama, untuk meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat,” kata Safkaur.

Acara berbagi seperti ini, lanjutnya, sudah dilakukan serentak seluruh PLN dari Sabang sampai Merauke, dan sekarang giliran PLN Wilayah NTT.

Sebelum buka puasa, dilakukan pembacaan ayat suci Al-quran dan saritilawahnya, serta siraman rohani oleh Ustad Muchsin Talib. Kemudian pemotongan tumpeng HUT oleh Richard Safkaur dan memberikannya kepada pegawai tertua dan termuda. (humas PT PLN NTT/bp)

Komentar ANDA?