Polda NTT Bekuk Preman di Terminal Oebobo

0
5315
NTTsatu.com — KUPANG —  Kapolda NTT Irjen Lotharia Latif memerintahkan jajarannya menindak tegas segala bentuk premanisme dan pungli yang terjadi di pelabuhan, pasar, hingga terminal bis.

 

“Tindak tegas, jangan kompromi dengan premanisme dan pungli di wilayah Nusa Tenggara Timur,” kata Kapolda NTT.

Rasia preman dan pungli digelar sejak akhir pekan lalu merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit setelah menerima telepon Presiden Jokowi.

Razia digelar mulai dari Pelabuhan Peti Kemas dan Pelabuhan Pelni di Tenau,Pelabuhan Penyeberangan Bolok, hingga Terminal Bis Oebobo.

Dalam razia tersebut, polisi tidak menemukan preman maupun pungutan liar di pelabuhan, sedangkan di terminal bus, polisi menangkap seorang preman berisial EFP, 42.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan EFP diamankan karena melawan saat ditegur karena mengonsumsi minuman keras. Ia dibawa ke Mapolda NTT untuk dilakukan pembinaan.

Menurutnya, pemberantasan premanisme dan pungli tidak hanya dilakukan di Kota Kupang, tetapi seluruh wilayah NTT, tidak hanya di pelabuhan tetapi juga di pasar tradisional dan tempat pelayanan publik.

Selain razia, polisi juga memberikan imbauan kepada masyarakat, sopir, penumpang, dan pedagang yang ada di sekitar pelabuhan dan terminal agar melaporkan jika melihat ada tindakan premanisme dan pungli. (*/tim)

Komentar ANDA?