Potensi Pariwisata Lembata Layak Dipromosikan

0
500

LEWOLEBA. NTTsatu.com – Kabupaten Lembata memiliki beraneka ragam potensi sumber daya pariwisata, baik wisata alam,wisata bahari, wisata budaya, wisata sejarah dan purbakala yang sangat indah dan menarik. Karena itu, aneka potensi paiwisata ini layak dipromosikan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menjadi salah satu destinasi unggulan Nusantara.

Kepala Bidang Promosi Wisata Bahari pada Kementerian Pariwisata RI, Hariyanto mengatakan tekatnya itu ketika menyampaikan sambutan pembukaan Festival Bahari Nuhanera, sekaligus pelepasan Tim Expedisi Gunung Batutara, pekan lalu di Pelabuhan Jeti, Lewoleba.

Hadir Asisten Administrasi Perekonomian, Pembangunan dan Kesra, Drs. Gabriel Bala Warat,MM, Wakil Ketua ll DPRD Kabupaten Lembata, Paulus Makarius Dolu, S.Fil, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Lembata, Longginus Lega, SE, unsur Forkompimda, Pimpinan SKPD, dan sedikitnya 25 wisatawan mancanegara serta 300 peminat pariwisata.

Hariyanto, pejabat yang mewakil Menteri Pariwisata RI,Dr. Ir. Arief Yahya,Msc itu lebih lanjut mengatakan, selama ini Pemerintah Kabupaten Lembata telah bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata sejak beberapa tahun terakhir untuk mempromosikan aneka potensi pariwisata ke seluruh penjuru tanah air dan bahkan ke manca negara yang dimulai dengan Launching Rely Wisata Bahari di Jakarta.

“Kami sangat mendukung Kabupaten Lembata menjadi salah satu destinasi unggulan dengan mempromosikan aneka potensi pariwisata, khususnya wisata bahari dan budaya yang sangat indah dan menarik,” katanya.

Hal ini, lanjut Hariyanto, akan sangat memicu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat di Kabupaten Lembata. Dengan adanya promosi pariwisata yang gencar ke seluruh Nusantara dan manca negara, kita harapkan semakin banyak wisatawan yang datang mengunjungi dan berwisata di Kabupaten Lembata.

Menurut Hariyanto, sektor pariwisata justeru saat ini punya kontribusi besar memicuh pertumbuhan ekonomi, bahkan menjadi penyumbang devisa terbesar ke-empat di Indonesia. Karena itu, sektor pariwisata harus terus dipromosikan dan dikembangkan dengan bekerja sama pihak lainnya.

“ Sektor pariwisata meruapakan sektor unggulan. Karena itu harus didukung oleh sektor pertanian, kelautan dan perikanan serta sektor lainnya  agar terjadi percepatan pembangunan sektor pariwisata. Pemda Lembata harus melakukan berbagai terobosan kebijakan, pembinaan dan pendampingan bagi masyarakat dan dunia usaha untuk mendukung sektor pariwisata,” ujar Asisten Administrasi Pembangunan Perekonomian dan Kesra Setda Lembata, Gabriel Bala Warat ketika membacakan sambutan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur.

Pemerintah menyadari,sumber daya manusia pariwisata harus terus dibina, dan dibimbing agar mengubah mindset agar dapat menangkap peluang menghasilkan berbagai produk memenuhi kebutuhan wisatawan. Selain itu, etika dan tata krama masyarakat pada setiap destinasi pariwisata menjadi fokus pendampingan oleh Disbudpar sebagai implementasi dari Nawacita tentang Revolusi Mental.

Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata menyampaikan selamat datang di tanah Lepan Batan (Lembata) kepada para wisatawan, khususnya mancanegara serta pejabat dari Kementerian Pariwisata, dan Dispar Provinsi NTT yang yang telah mengikuti rangkaian kegiatan Festival Bahari Nuhanera dan Expedisi Batutara tahun 2016 ini.

“Expedisi Batutara ini kita angkat karena Gunung Batutara memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata bahari. Bahkan karena merupakan spot fotografi yang menarik dan sangat langkah didunia. Dimana terjadi letusan kecil setiap 20 menit yang didahului gempa kecil. Ekspedisi ini merupakan expedisi tahunan untuk promosi pariwisata Pemda dengan dukungan Kementerian Pariwisata RI”, kata Gabriel Bala Warat.

Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata, Longginus Lega, dalam laporannya menjelaskan, sektor pariwisata sebagai sektor ungggulan. Namun sukses pembangunan pariwisata harus didukung semua stakeholder, termasuk peran SKPD lainnya. “Selama ini kita telah bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata yang ditandai dengan Lauching Rely Wisata Bahari di Jakarta, yang juga memberikan dukungan anggaran selain turut melakukan promosi aneka potensi pariwisata di Kabupaten Lembata”, ungkap Longginus Lega. (Humas Setda Lembata)

Komentar ANDA?