Presiden Jokowi Ingatkan, Pembangunan Fisik Saja Tidak Cukup

0
107
Foto: Presiden Joko Widodo sedang membawakan sambutan pada Peringatan Puncak Harganas ke-23 di Kupang, Sabtu, 30 Juli 2016

KUPANG, NTTsatu.com –  Presiden Republik Indonesa, Joko Widodo Menegaskan, pembangunan fisik yang terus digencarkan di seluruh wilayah Tanah Air Indonesia tidak cukup, karena itu harus dibarengi dengan pendidikan karakter bangsa yang semuanya bermula dari keluarga.

“Perkembangan manusia dimulai dari keluarga. Dari keluargalah akan lahir pribadi-pribado yang kuat, berkarakter baik, berpola pikir yang baik dan berperilaku baik. Semua itu lahir dari keluarga jika keluarga itu dibangun dengan baik,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya pada peringatan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-23 di Kupang, Sabtu, 30 Juli 2016.

Presiden Jokowi yang tampil mengenakan kameja tenunan khas Kabupaten Sikka ini mengingatkan, keluarga harus tumbuh dengan baik untuk membentuk manusia-manusia berkarakter. Potensi yang ada dalam masing-masing keluarga harus dikembangkan dengan baik sehingga  bisa melahirkan anak-anak  Indonesia yang unggul,  berdaya saing, beraklak.

“Momentum peringatan Harganas ini harus dimaknai dengan baik untuk bisa memperkuat fungsi keluarga sebagai pembentuk iman, akal dan perilaku manusia Indonesia,” pesan Presiden Jokowi.

Presiden juga menyoroti semakin maju pesatnya teknologi informasi yang menguasai jagat ini dan bisa memberikan pengaruh positif juga negatif.

Karena itu presiden mengingatkan setiap keluarga di seluruh Indonesia untuk memperhatikan serius anak-anaknya agar tidak terjebak dalam pengaruh teknologi yang negati. Selain itu juga kekerasan dalam keluarga harus dihentikan sehingga anak-anak tumbuh berkembang menjadi anak yang kuat.

“Kekerasan terhadap anak dlm bentuk apapun harus dihentikan. Anak anak harus diarahkan utk mengkonsumsi informasi yang produktif dan menumbuhkan pola pikir dan sikap perilaku yang positif. Keluarga punya peran penting mencintakan masa depan yang baik bagi anak-anak,” pesan Jokowi.

Presiden juga menegaskan, bila keluarga menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik maka akan lahirlah generasi Indonesia yang sehat, cerdas,  berakhlak tinggi dan sebaginya sehingga menjadi generasi yang pintar.

Presiden kembali mengingatkan BKKBN untuk harus melakukan kerja-kerja nyata terhadap keluarga.

“BKKBN harus bekerja serius memperhatikan keluarga-keluarga di seluruh Indonesia, sehingga keluarga akan melahirkan generasi pemenang dan menjadikan Indonsia sebagai negara pemenang,” kata Presiden.

Selama sambutannya, presiden juga memberikan sejumlah pertanyaan kepada para peserta peringatan puncak Harganas di alun-alun rumah jabatan Guernur NTT dengan memberikan  lima buah sepeda gunung yang disiapkan panitia. (bp)

Komentar ANDA?