Presiden Jokowi Serukan Penanaman Cendana Secara Kontinyu di NTT

0
263

NTTSATU.COM — KUPANG —  Eksistensi pohon Cendana  di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya di Pulau Timor nyaris punah.

Padahal, Pulau Timor sejak dahulu kala sudah terkenal sebagai daerah penghasil kayu Cendana. Tidak hanya di Pulau Timor, nasib serupa juga terjadi di Pulau Sumba dan Pulau Flores. 

Melihat eksistensi kayu Cendana di Bumi Flobamorata yang semakin terancam, Presiden Joko Widodo  (Jokowi) menyerukan aksi penanaman Cendana secara berkelanjutan di NTT.

“Oleh sebab itu, mari kita tanam Cendana terus. Cendana adalah tanaman endemik di NTT,” kata Presiden Jokowi usai menanam Cendana di lahan pemerintah Provinsi NTT, di Jalan El Tari Kupang, Rabu, (6/12/2023) pagi.

Menurut Presiden Jokowi, Cendana adalah tanaman endemik di NTT yang menjadi prioritas pelestarian oleh pemerintah.

“Perlu kita lindungi, dan kita tanam tanaman penting yang namanya Cendana,” seru Presiden Jokowi.

Lanjut Presiden Jokowi, Pemerintah Pusat ke depan terus membantu penataan Kota di Kota Kupang, baik itu Kelapa Lima, Oesapa, dan Kota Lama.

“Nanti ada lagi, kita lihat-lihat lagi. Sehingga Kota Kupang hijau, tata kota baik, pelayanan publik baik, dan pelayanan kesehatan baik,” kata Jokowi.

Kepala Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Benain Noelmina NTT, Kludolfus Tuames mengatakan, sebanyak 909 bibit tanaman disiapkan khusus untuk ditanam pada lahan milik Pemerintah Provinsi NTT seluas 0,9 hektare.

“Bibit-bibit tersebut ditanam secara simbolis oleh Presiden RI Joko Widodo di samping Rumah Jabatan Gubernur NTT pada besok (hari ini),” kata Tuames.

Menurut Tuames, anakan bibit itu disiapkan oleh dua pihak, yakni dari BPDAS Benain Noelmina dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTT.

Tanaman yang disiapkan itu terdiri dari tiga kelompok , seperti kelompok tanaman estetik, kelompok buah-buahan, dan kelompok endemik.

Kelompok anakan endemik NTT seperti anakan cendana, kedimbil (Murbau Sumba). Sedangkan untuk kelompok estetik, yaitu ketapang kencana dan flamboyan. Selanjutnya untuk tanaman buah-buahan seperti jambu, kelengkeng dan jambu air.

“Ada tiga jenis kelompok tanaman yang disiapkan, mulai dari kelompok tanaman estetik, endemik dan buah-buahan. Ini akan ditanam secara simbolis oleh Presiden RI, Bapak Joko Widodo besok,”kata Dolfus Tuames.

Dolfus menyampaikan tananam yang disiapkan khusus untuk Presiden RI, Joko Widodo adalah kelompok tanaman endemik berupa anakan Cendana.

Dia berharap anakan yang ditanam ini, nantinya akan ada pemeliharaan lanjutan oleh Pemprov NTT. Pasalnya, lokasi tersebut ke depannya akan menjadi salah satu ikon wisata.

“Menurut saya, tanaman okulasi ini akan tumbuh. Sehingga pemeliharaan lanjutan dari Pemprov NTT benar-benar maksimal. Pak Pj. Gubernur NTT yang akan pilih siapa yang memelihara tanaman-tanaman yang ada. Karena ke depannya ini menjadi ikon wisata buah-buahan,”ungkapnya. (*/nttsatu)

Komentar ANDA?