Puluhan Ribu Warga NTT Gunakan Narkoba

0
163

 KUPANG. NTTsatu.com– Sebanyak 49 ribu orang di Nusa Tenggara Timur (NTT) diketahui mengkonsumsi barang haram Narkoba, dan paling banyak narkoba jenis obat- obatan. Dari jumlah itu sebanyak 270 orang akan direhabilitasi tahun ini.

“Ada sekitar 49 ribu orang di NTT yang mengkonsumsi narkoba,” kata Kepala BNN NTT Sulistio di sela- sela pemeriksaan urine staf Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Kamis, 18 Februari 2016.

Sulistio menjelaskan, jumlah pengguna narkoba mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 51.298 orang. Paling banyak pengguna narkoba adalah kaum muda yang masih taraf coba- coba. “Jangan sekali- kali pernah mencoba barang haram ini, karena pasti akan ketagihan,” katanya.

Dijelaskannya, ada tiga kategori pengguna narkoba, diantaranya masih taraf coba- coba, pemakai dan pencandu. Untuk coba- coba, golongan yang paling rawan adalah anak muda. “Rasa ingin tahu dan merasakan, serta pergaulannya,” katanya.

Karena itu, pihaknya lebih memproritaskan pada program pencegahan terhadap warga yang rasa keingintahuan terhadap Narkoba. “Kami gencar melakukan sosialisasi pencegahan,” katanya.

Terkait dengan pemeriksaan di Kejati NTT, katanya, pemeriksaan rutin, dan dari jumlah 99 staf dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT yang diperiksa urine tidak ada satu pun yang postif narkoba.

“Masih 20 staf lagi yang akan diperiksa, karena masih bertugas di luar daerah,” katanya.

Humas Kejati NTT Ridwan Angsar mengaku dirinya bersama sejumah staf kaget dengan kadatangan BNN yang melakukan tes urine staf Kejati NTT. “Dari Pegawai 139, baru 99 yang di tes urine,” katanya. (bp/nttterkini)

=====

Foto: Kepala BNN NTT Sulistio saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kejati NTT, Kamis, 18 Februari 2016

Komentar ANDA?