Rabu Depan, Tiga Korban Sandra Abu Sayaaf asal Flotim Tiba di Larantuka

0
167
Foto: Keempat korban penyanderaah Abu Sayyaf ketika tiba di Jakarta (ist)

KUPANG. NTTsatu.com – Tiga korban Sandra kelompok Abu Sayaaf di Philipina sudah tiba di Jakarta, Sabtu, 24 September 2016. Menurut rencana, ketiganya akan diterbangkan dari Jakarta menuju Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Rabu, 28 September 2016 .

Penjabat Bupati Flotim. Emanuel Kara yang dihubungi melalui Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Flotim, Rin Riberu, Minggu, 25 September 2016  malam membenarkan kalau ketika korban penyandraan ini akan tiba di Larantuka pada hari Rabu mendatang.

“Memang menurut informasi yang kami peroleh, pemerintah pusat baru akan memulangkan mereka ke Larantuka pada hari Rabu mendatang. Setelah tiba di Larantuka, mereka akan dipulangkan langsung ke kampung halamannya.

Diberitakan sebelumnya, Empat orang warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban sandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina telah tiba di Tanah Air mendarat dengan pesawat Singapore Airlines SQ968 sekitar pukul 22.20 WIB di Terminal 2D, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (24/09/2016).

Keempat orang tersebut dijemput oleh perwakilan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yakni Krisna Djaelani. Keempat orang itu, tiga dianataranya berasal dari Flores Timur dan satunya dari Bulukumba Sulawesi Selatan.

“Jadi ada empat orang yang telah dibebaskan dengan selamat dan sehat tanpa ada sakit dan kurang apa pun. Empat orang tersebut masing-masing adalah, tiga orang dari Flores satu dari Sulawesi Selatan,” ujar seorang staf humas dari Kemenlu, Sabtu (24/9).

Selanjutnya, kata dia, ke empat sandera tersebut dibawa menuju kantor Kemenlu di  Jakarta. “Setelah itu baru kita pulangkan gratis dengan pesawat reguler ke keluarga masing-masing,” terangnya.

Keempat orang yang telah diselamatkan itu masing-masing berdasarkan keterangan paspor adalah: Theodorus Kopong kelahiran 1970, Lorens Koten kelahiran 1982 dan Emanuel Arakian 1970 ketiganya berasal dari Flores Timur dan seorang lainnya, Herman Bin Manggak kelahiran tahun 986 asal Bulukumba Sulawesi Selatan  (*/bp)

Komentar ANDA?