Rambu Kahi Meninggal di Atas Kapal Fery Karena Asma Akut

0
313
Foto: Pimpnan PT ASDP Feri Indonesia Cabang Kupang, Arnold Yansen

KUPANG.NTTsatu.com – Irnawati Rambu Kahi (19), seorang mahasiswa asal Waingapu, Sumba Timur yang meninggal di atas kapal Fery Inerie II dalam pelayaran Aimere Kabupaten Ngada menuju Waingapu, Sumba Timur pada Kamis, 7 Juli 2016  karena menderita sakit Asma akut.

Pimpinan PT ASDP Feri Indonesia Cabang Kupang, Arnoldus Yansen yang dihubungi melalui telepon selulernya di Kupang, Sabtu, 09 Juli 2016 menjelaskan, kematian Rambu Kahi itu karena penyakit asma akut yang dideritanya. Dia meninggal dunia dalam pelayaran menuju Waingapu.

Yansen menjelaskan,  Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Inerie II Inerie II tersedia obat-obatan untuk penanganan medis, namun saat itu tidak tersedia obat khusus untuk penderita asma. Karena itu sakit Rambu Kahi saat itu tidak bisa ditolong dengan baik.

Menurut Yansen, semua kapal feri milik ASDP termasuk KMP Inerie II memang tidak ada dokter atau pun tenaga perawat. Namun ada perwira kapal yang khusus menangani penumpang yang menderita sakit dalam pelayaran. Setiap kapal terdapat tiga sampai empat orang perwira yang memang khusus menangani pertolongan pertama jika ada penumpang yang sakit.

“Para perwira itu mengikuti pendidikan khusus selama tiga bulan dan mendapat sertifikat kesehatan internasional. Pihak kapal juga akan mengumumkan kepada para penumpang, jika ada yang berprofesi sebagai dokter atau perawat, untuk membantu melakukan penanganan medis bersama jika ada penumpang yang sakit dalam pelayaran dan membutuhkan pertolongan medis,” katanya.

Yansen mengakui, terkait meninggalnya Rambu Kehi, dia mengaku sudah ditangani pihak asuransi yang langsung bertemu keluarganya di Waingapu. Pihak asuransi menyerahkan santunan kepada keluarga duka termasuk uang biaya pemakaman.

“Pihak asuransi pada Jumat, 8 Juli 2016 sudah mendatangi keluarga Rambu Kehi dan menyerahkan uang santunan sebesar Rp 24 juta serta uang pemakaman sebesar Rp 2 juta kepada keluarga Irnawati,” kata Yansen.

Untuk diketahui, Irnawati Rambu Kehi, seorang mahasiswi semester dua Jurusan Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang meninggal di dalam KMP Inerie II dalam pelayaran Aimere – Waingapu sekitar pukul 24.00 Wita. (bp)

Komentar ANDA?