Revitalisasi Nilai Kekeluargaan Jadi Roda Utama KMPF Kupang

0
744

NTTsatu.com – KUPANG – Keluarga Mahasiswa Politani Asal Flores Timur (KMPF) Kupang gelar acara pelantikan badan pengurus periode 2018/2019. Acara ini digelar dengan tema “Revitalisasi Nilai Kekeluargaan”.

Kegiatan yang digelar Sabtu, 26 Januari 2019 di Jalan Bajawa, Oebobo Kota Kupang ini dalam nuansa kekeluargaan dan persaudaraan. Semua yang hadir memberikan dukungan yang positif terhadap KMPF ini.

KMFP dalam acaranya dengan mengusung tema “Revitalisasi Nilai Kekeluargaan”, menjadi bagian utama arah perjalanan roda organisasi yang baru berusia 2 tahun ini.

Suaib Kene selaku ketua panitia pelantikan badan pengurus KMPF Kupang menyampaikan, loyalitas adalah hadiah yang diberikan oleh sekelompok orang kepada mereka yang dianggap layak menjadi pemimpin dan bisa menyelesaikan permasalahan dan melayani kebutuhan kelompok. Perwujudan akan kesatuan, kebersamaan dan keharmonisan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari manusia itu sendiri.

Ketua Umum KMPF Didimus Dore Nama menyampaikan, dia telah dimandatkan sebagai Ketua Umum dan juga kader muda Flores Timur dengan ini menyatakan sikap bahwa, barisan orang muda Flores Timur, tidak perlu banyak bicara tapi bagaimana cara mengaplikasikanb diri di setiap basic ilmu yang sudah digeluti dalam dunia Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan.

“Harapan saya, hal seperti ini yang perlu kita kembangkan, karena latar belakang pendidikan kita adalah prioritasnya,” katanya.

Rofinus Kopong Bunga Mahasiswa Prodi Penyuluhan Pertanian Lahan Kering Semster V sekaligus salah satu pendiri KMPF dalam sambutannya menyampaikan, KMPF merupakan Organisasi berbasic ilmu, mengasah kemampuan dalam dunia Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan sebagai wujud pengabdian (glekat) Lewotana Flores Timur.

Dia menyampaikan proficiat untuk badan pengurus baru yang dilantik, sambil berharap agar terus memiliki semangat menjalankan amanah dan semoga tetap solid.

“Di tahun politik ini KMPF jangan terjebak dalam panggung perpolitikan. Mari kita bergandengan tangan membangun Pertanian. Kita bangun jejaring agar segalah persoalan jadi muda,” pesannya.

Dr. Bernadete Barek Koten selaku ketua pembina KMPF sekaligus dosen Politani menyampaikan, berorganisasi haruslah seimbang dengan profesi sebagai mahasiswa. Kuliah hanya membutuhkan waktu 3-4 tahun. Maka perbuatlah hal-hal yang positif begitupun organisasi.

“Organisasi itu baik, karena banyak ilmu yang kalian dapatkan, Kader KMPF harus kuasai setiap basic ilmunya masing-masing, sehingga bisa menjadi sebuah keahlian dan bekal hidup di lingkungan masyarakat nanti,” katanya. (*/gan)

Komentar ANDA?