Ribuan Orang Lembata Berwisata Bersama Kapal Perang

0
263
Foto: Masyarakat Lembata Berjubelan naik ke atas Kapal Perang Dewa Ruci

LEWOLEBA, NTTsatu.com – Sejak tibanya kapal-kapal perang milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) di perairan teluk Lewoleba beberapa hari lalu, untuk meramaikan Harnus, rubuan warga Lembata menggunakan kesempatan itu untuk berwisata di atas kapal-kapal perang tersebut.

Masyarakat terlihat sangat antusias dan gembira naik ke atas kapal-kapal perang terutama KRI Dewa Ruci dan KRI Makasar yang berlabuh di Pelabuhan Laut Lewoleba.

Kedatangan puluhan kapal perang ini menarik perhatian masyarakat Lembata dan tamu undangan Hari Nusantara. Mereka menjadikan Kapal Perang untuk berwisata. Selain berwisata kapal perang ini juga dijadikan sebagai media belajar, anak sekolah di Lembata.

Apalagi Kapal Legendaris KRI Dewa Ruci menjadi magnet bagi ribuan anak sekolah yang datang bersama para guru dan orang tua mereka.

“Senang sekali, hari ini kita bisa mengunjungi Kapal Perang. Kapan lagi kita bisa naik ke atas kapal perang milik Negara kita. Apalgi KRI Dewa Ruci, yang melegenda itu,” ujar Elisabeth Eto, salah satu pengunjung KRI Dewa Ruci yang datang bersama semua keluarga dan anak anaknya.

Karena menjadi kebanggan Indonesia dan simbol kenusantaraan, Dewa Ruci menjadi sangat istimewa.

“Ini kesempatan langkah dan menjadi istimewa, Sang Legenda bisa datang ke Lembata. Untuk itu menurut rencana Dewa Ruci menggelar openship selama hari nusantara berlangsung”, ungkap Fransisco BJ, Komandan Pos Angkatan Laut Areal Lembata.

Openship menurut Fransisco, Dewa Ruci memberikan kesempatan kepada warga Lewoleba Lembata termasuk tamu dan undangan Harnus bisa masuk dan berkunjung ke dalam kapal Dewa Ruci.

Tercatat sebanyak 21 KRI yang datang untuk pengamanan Harnus. Sebanyak 12 KRI yang berlabuh di seputaran pelabuhan yakni  Dewa Ruci, KRI Terapang, KRI Surabaya, KRI Makasar, Untung Surapati, KRI Hasan Basri, KRI Kakap, KRI Sura, KRI Singa, KRI Arung Samudra berjenis kapal tangker untuk menyuplai bahan bakar. Selain itu dua kapal Angkatan Laut yakni KAL Kembang dan KAL Balibo.

Menurut Fransisco, kedatangan KRI dan KAL ini Tak sekedar memeriahkan Hari Nusantara ke-16 tahun 2016. Lebih dari itu, ada hal baru yang anak-anak harus tahu, agar jangan ketinggalan tentang hal yang sebenarnya baru bagi anak-anak.

Kepala SD Inpres Lewokukung, Honoratus Bao, ketika dijumpai media ini di kawasan Dermaga Lewoleba, Minggu, 11 Desember 2016 mengaku dia datang menemani anak-anak sekolah SD Inpres Lewokukung untuk mengunjungi kapal-kapal perang yang berlabuh di Dermaga Lewoleba diantara KRI Dewa Ruci dan KRI Makasar.

“Ya, ini anak SD dari Lewokukung. Mereka saya ajak untuk pesiar ke kapal perang agar mereka tahu. Ini yang namanya kapal perang. Ini juga bagian dari pembelajaran kontekstual yang anak-anak harus tahu. Jadi moment Harnus ini kita harus manfaatkan dengan baik. Anak-anak ini punya rasa ingin tahu yang tinggi, daripada mereka penasaran, ya kita ajak langsung masuk dan lihat. Mereka juga bertanya kepada TNI AL yang ada di dalam kapal perang tersebut, ini apa itu apa. Kita jangan lihat ramainya tapi adakah yang bermanfaat dari keramaian. Itu yang penting,” tegas Honoratus Bao. (bp)

Komentar ANDA?