Saduk Sudah Lapor Diri di Pemda Rote Ndao

0
215
Foto: Bernadus Saduk

NTTsatu.com – KUPANG – Bernadus Saduk, wartawan media online portalNTT.com menegaskan dia sudah secara resmi melaporkan diri di Pemda Kabupaten Rote Ndao sebagai wartawan. Karena itu  pernyataan Bupati Rote Ndao, Leonard Haning yang tidak mengenal wartawan yang dikasarinya dan dilansir sebuah media online hanyalah alibi.

Saduk melalui rilisnya yang diterima redaksi NTTsatu.com, Minggu (09/07/2017) malam menjelaskan, sebagai seorang wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik di Rote Ndao dia telah menyerahkan surat tugas ke bagian umum pemerintah kabupaten Rote Ndao.

“Saya sudah memasukkan surat tugas di bagian umum setda kabupaten Rore Ndao dan diterima sekretaris bagian umum lalu  ada tanda terima juga. Jadi kalau Bupati mengatakan tidak mengenal saya maka itu hanyalah sebuah alibi untuk pembelaan diri semata,” kata Bernadus yag akrab disapa Nadus.

Menurut Nadus, selain memasukkan surat tugas di bagian umum setda Kabupaten Rote Ndao, Ia juga menyerahkan surat tugasnya di Sekretariat DPRD Rote Ndao dan di Humas Polres Rote Ndao.

“Saya merasa heran dengan Bupati Haning, ketika ada persoalan  seperti ini lalu mengatakan tidak mengenal wartawan hanya dengan alasan surat tugas dan tidak terdata di bagian humas. Kalau Dia  tidak kenal, mengapa pada saat insiden di rumah jabatan itu, Ia datang menghampiri dan memegang tangan saya bahkan melakukan pengumuman di depan umum yang jelas-jelas melecekan saya sebagai seorang jurnalis yang sedang melakukan tugas peliputan,” tegas Nadus.
Sebelumnya media ini memberitakan (Sabtu, 08 Juli 2017),  Bupati Rote Ndao, Lens Haning menegaskan, dia sama sekali tidak mengenal nama-nama watawan yanng mengaku kalau pernah dikasarinya.

Penegasan ini disampaikannya melalui jaringan telepon seluler kepada NTTsatu.com, Sabtu (8/7/2017) malam terkait dugaan perlakukan kasar kepada Bernadus Saduk  seorang wartawan sebuah media online yang bertugas di Rote Ndao.

Hal yang sama juga ditegaskan terkait  informasi yang diberikan oleh wartawan Harian Erende Pos, Endang Sidin ketika bertugas di Rote Ndao bebera[a waktu lalu.

Lens menjelaskan, seorang wartawan yang bertugas di daerah dan ingin bekerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat harus melaporkan keberadaannya sebagai wartawan dan asal media kepada Bagian Humas  setempat untuk diketahui dengan jelas.

“Jadi saya sudah cek ke Bagian Humas Setda Kabupaten Rote Ndao, tidak ada nama wartawan itu yang terdaftar di Bagian Humas. Jadi saya tidak kenal mereka. Saya tegaskan, saya tidak mengenal mereka sebagai wartawan i daerah saya ini,” tegas Lens Haning.

Ditanya tentang ada rencana sejumlah wartawan akan menggelar unjuk rasa ke Polda NTT, Senin, 10 Juli 2017, Lens mengatakan, silahakan saja. Tapi sebaiknya datang demo disini Rote saja.

“Silahkan demo saja, tapi sebaiknya datang demo di Rote Ndao saja to, kenapa harus demo di Polda. Saya tidak kenal mereka kok,” tegasnya lagi. (bp)

Komentar ANDA?