Sarai Terus Kembangkan Usaha Garam

0
222

SEBA. NTTsatu.com – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua (Sarai) terus mengembangkan usaha garam di wilayah ini karena potensinya sungguh besar. Sejak tahun 2013 lalu sudah dibangun pabrik garam dan akan terus dikembangkan lahan usahanya menjadi 400 hektar.

Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome kepada warawan di Seba, Jumat, 24 Juli 2015 menjelaskan, potensi garam di daerah ini sangat besar, karena itu pemerintah terus berupaya mengembangkan potensi ini.

“Kita kembangkan garam sebagai salah satu sumber penghasilan baik untuk pemerintah maupun untuk masyarakat. Masyarakat mendapatkan lapangan kerja baru demi kehidupan mereka dan pemerintah mendapatkan pemasukan untuk daerah,” kata Bupati.

Pantauan NTTsatu.com di lokasi tambak garam yang baru dibangun di desa Bodae Kecamatan Sabu Timu, Kabupaten Sabu Raijua, masyarakat sedang menekuni pekerjaan baru tersebut. Pekerja di tambak itu bukan hanya kaum lelaki tetapi kaum perempuan.

Mereka mengakui, kehadiran tambak garam di desa mereka ini ternyata sangat membantu kehidupan mereka. Karena itu mereka menekuni pekerjaan ini dengan serius.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah terutama Pak Bupati, Marthen Dira Tome yang telah memperhatikan kami dengan membuka lapangan pekerjaan baru ini. Pekerjaan ini akan kami tekuni dengan baik karena memberikan penghasilan untuk perbaikan ekonomi keluarga kami ,” kata ketua kelompok tambak garam desa Bodae, Juanedi A. Lado.

Junaedi mengakui, mereka yang bekerja di tambak garam ini mendapatkan penghasilan sebesar Rp 1, 200.000 / bulan sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) NTT.

Dia mengatakan, untuk menghasilkan garam berkualitas dengan sistem alami yakni sinar matahari, membutuhkan waktu sekitar 10 hari. Untuk lahan satu hektar mereka memanen garam sebanyak 15 ton/sepuluh hari, sehingga dalam sebulan mereka bisa memanen garam sebanyak 45 ton. (iki/bp)

=====

Foto: Kegiatan para pekerja tambak garam di desa Bodae Kecamatan Sabu Timur

,

Komentar ANDA?