Sekda NTT Lepas Pawai Kemenangan Paskah Pemuda GMIT

0
386
Foto: Sekda NTT, Ben Polo Maing ketika melepaskan peserta Pawai Kemenangan Paskah Pemuda GMIT tahun 2018 di depan Gereja Anugerah Kota Kupang, Senin, 02 April 2018

NTTsatu.com –      KUPANG – Sekda Nusa Tenggara Timur (NTT), Benediktus Polo Maing mewakili Gubernur, Frans Lebu Raya melepaskan peserta  Pawai Kemenangan Paskah Pemuda Gereja Masehi Injili Timor (GMIT) tahun 2018, Senin, 2 April 2018 pukul 14.00 Wita. Pelepasan peserta dilakukan di depan Gereja Anugerah di Jalan  El Tari I, Kelurahan Oebobo, Kecamatan  Oebobo, Kota Kupang.

Bendektus Polo Maing mengatakan, Pawai Kemenangan Paskah yang digelar setiap tahun oleh Pemuda GMIT ini harus dimaknai sebagai sebuah peristiwa iman yang mendalam tentang misteri penderitaan, kesengsaraan hingga kebangkitan Kristus Yesus.

Selanjutnya, Polo Maing menandaskan, sebagai orang yang mengimani Kristus, peristiwa kebangkitan Kristus merupakan peristiwa kemenangan akan maut, karena itu semua peserta wajib menghayati ini dengan sungguh bukan mengikuti pawai Kemenangan Paskah  ini hanya sekedar hura-hura.

Tema Pawai Kemangan Paskah Pemudan GMIT tahun 2018 ini adalah “Kuasa Kebangkitan Kristus Menjadikan Kita Hamba Kebenaran” kemudian dijabarkan dalam Sub Tema “Bersama Kristus Kita Hidup Spuritualitas Ugahari Demi Keadilan Terhadap Sesama dan Alam Lingkungan”

Foto: Kisah Penyaliban Yesus di Gunung Golgotha yang diperankan Pemuda GMIT dalam Pawai itu

Hadir dalam acara pelepasan selain Sekda Provinsi NTT Ben Polo Maing, hadir juga Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno, Wadan Lantamal VII Kol Laut Pelaut Fransiskus Herman S. st, Kasrem 161/WS Kol Czi Aji Jaya, Ketua Sinode GMIT NTT Dr. Merry Kolimon, Walikota Kupang Jefri Riwu Kore, Ketua DPR Kota Kupang Yeskial Loadu, Ketua Majelis Klasis Kota Kupang Pdt. E. V Manu Nale, S.Th, Ketua Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang Erens Blegur, SE, MM.

Peserta Pawai tahun ini diikuti oleh 75 peserta dari masing-masing Gereja, Lembaga, Organisasi, Sekolah se Kota Kupang, Pemuda Lintas Agama NTT, Paguyupan Jawa Kota Kupang dan TNI/Polri yang diperkirakan mencapai sekitar 5000 orang. (bp)

Komentar ANDA?