Selama Bulan Puasa ini, Penukaran Uang di BI Mencapai Rp 170 M

0
223
Foto: Kesibukan penukaran uang baru di BI, Sabtu, 17 Juni 2017

NTTsatu.com – KUPANG – Walapun dalam masa puasa tidak mengurangi niat masyarakat untuk menukar uang di Bank Indonesia (BI). Selama bulan puasa ini penukaran uang baru sudah mencapai Rp 170 miiar.

Peredaran uang baru di daerah NTT belum begitu banyak karena dibatasi dengan keadaan wilayah yang terpisah-pisah, namun Bank Indonesia sudah mengunakan beberapa cara untuk pemerataan dan juga mempermudah masyarakat menukarkan uang yakni membuka khas keliling di beberapa kabupaten di NTT.

Deputi kepala perwakilan BI NTT, Fauzi Amir mengatakan, selama masa puasa penukaran uang di Bank Indonesia mencapai 170 miliayar. Penukaran uang di buka pada hari Senin hingga Kamis sehingga masyarakat dengan leluasa menukarkan uang di Bank Indonesia.

“Animo masyarakat sangat tinggi dalam penukaran uang di bank BI, apalagi sudah mendekati libur Idul Fitri sehingga masyarakat banyak yang datang untuk menukarkan uang kecil untuk persediaan dalam masa libur panjang tersebut,” katanya.

Lanjut Fauzi, mendekati libur sekolah dan libur Idul Fitri, Bank Indonesia juga membuka loket-loket untuk penukaran serta menghimbau seluruh bank yang ada di NTT untuk tetap melayani penukaran uang sehingga masyarakat dengan mudah mendapatkan uang baru, dengan begitu banyaknya animo masyarakat Bank Indonesia juga sudah mendatangkan uang baru mencapai  Rp 1,1 triliun untuk mencukupi kebutuhan masyatakat di NTT.

Manager unit pengelolaan uang rupiah, Erasmus W. Mooy, mengatakan hari ini  (Sabtu, 17/06/2017) penukaran uang saat CFD sangat sepi karena masyarakat sibuk dengan pengambilan Laporan hasil belajar siswa (Rapor) di sekolah sehingga hari ini hanya beberapa yang datang untuk penukaran uang, namun pada Senin depan dipastikan akan sangat ramai karena berhubung sudah libur sekolah dan libur Idul Fitri.

“Memang hari ini sepi karema masyarakat sibuk dengan penerimaan Rapor anak-anak mereka di sekolah sehingga hari ini hanya menyiapkan modal mencapai  Rp 2,2 miliayar” tegasnya.

Ada 16 bank yang berpartisipasi dalam penukaran uang kali ini di bank Indonesia.

Di beberapa ATM seperti BRI dan BNI sudah menggunakan uang baru, jadi masyarakat mudah dapat bertransaksi dengan uang baru karena sudah tersedia di bank-bank. (Ambu).

Komentar ANDA?