Selamat Jalan Pastor Yang Cerdas

0
281

KUPANG. NTTsatu.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Abdul Kadir Makarim mengakui, Romo Agustinus Parera adalah seorang pastor yang cerdas, rendah hati dan luwes bergaul. Dia adalah seorang tokoh yang sangat inspiratip ketika berdiskusi tentang kehidupan beragama dan masalah kemasyarakat di daerah ini.

“Selamat jalan Romo Agus Parera. Saya kenal romo sebagai seorang imam Katolik yang cerdas yang belum tergantikan. Saya bangga dengan almarhum. Kita masih butuh dia, tetapi Tuhan lebih membutuhkannya,” ungkap Abdul Kadir Makarim ketika melayat di Gereja Katolik Sikumana, Kupang, Sabtu, 23 Mei 2015 siang.

Abdul Kadir Makarim mengakui, dia sudah lama berkenalan dengan Romo Agus Parera, dan dia semakin mengenal pastor ini ketika Romo Agus menjadi Ketua Forum Kerukunan antar Umat Beragama (FKUB) provinsi NTT.

“Kami banyak berdiskusi tentang agama, tentang kehidupan iman umat dan terutama tentang keharmonisan hubungan antar umat beragama di daerah ini. Dia menjadi salah satu tokoh agama yang memberikan inspirasi kepada kami semua anggota FKUB NTT. Kami benar-benar merasa kehilangan,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Badan Kesbangpol Linmas Provinsi NTT, Sisilia Sona. Sisilia mengaku, ketika mendegar informasi meninggalnya Romo, dia seakan tidak percaya karena baru beberapa waktu lalu bertemu dengannya dalam sebuah kegiatan.

“Kita benar-benar kehilangan tokoh agama yang sangat insporatif. Pikiran-pikirannya yang cerdas ketika kita berdiskusi dan berdialog dalam berbagai kesempatan terutama dalam FKUB NTT. Dia adalah seorang pastor yang cerdas dan selalu tanggap terhadap semua situasi yang ada di daerah ini,” kata Sisilia Sona yang dihubungi, Sabtu, 23 Mei 2015 siang.

Jenazah Romo Agustinus Parera disemayamkan di Gereja Paroki Sta. Familia Sikumana dan menurut rencana akan dimakamkan, besok, Minggu, 24 Mei 2015 di tempat pemakaman para pastor Keuskupan agung Kupang di belakang Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui Kupang yang didahului dengan misa Requiem yang dipimpin Uskuip Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang. .

Diberitakan, Romo Agustinus Parera, Pr  menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit St. Carolus Boromeus Belo, Kupang, Jumat, 22 Mei 2015), pukul 23.10 wita. Dia masuk pada Kamis,  21 Me 2015, dengan keluhan muntah-muntah akibat sakit ginjal akut. Dia hanya dirawat sehari saja dan akhirnya meninggal dunia. Jenazahnya disemayamkan di Gereja Paroki Santa Familia Sikumana.

Romo Agus lahir di Kupang pada tanggal 28 Mei 1967. Mengikuti pendidikan calon imam di Seminari Menengah St. Rafael Kupang, lalu lanjut ke Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret-Maumere-Flores. Setelah menyelesaikan studi Filsafat dan Teologi di Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero-Maumere-Flores, dia ditahbiskan menjadi imam di Kupang pada tahun 1995. Hingga meninggal, dia tercatat sebagai imam praja Keuskupan Agung Kupang. (bop)

 

Komentar ANDA?