Semakin Menurun Partisipasi Politik Masyarakat

0
195

KUPANG. NTTsatu.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mencermati, saat ini masyarakat dinilai semakin pasif dalam mengikuti pesta demokrasi, karena itu mereka menggelar seminar untuk membahas masalah ini.

Ketua Panitia Pelaksana Seminar yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP provinsi NTT, Ilyas Bebe kepada wartawan di Kupang kemarin menjelaskan, di Kota Kupang sudah semakin nampak kalau masyarakat apatis terhadap pesta demokrasi baik Pilkada maupun Pileg.

Karena itu, DPW PPP Provinsi NTT menggelar seminar itu untuk meningkatkan partisipasi politik kepada masyarakat dengan tajuk, meningkatkan partispasi politik masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berkebangsaan dan bernegara.

Kegiatan itu digelar di hotel On The Rock dan dihadiri masyarakat dan para kader PPP, dengan narasumber, Danny Ratu dari KPU Kota Kupang, dan ketua OKK PPP, Abull Lama Hoda

Ilyas Bebe mengatakan, seminar pendidikan politik ini merupakan program kerja DPW PPP NTT . Dimana terinspirasi oleh situasi dan kondisi politik saat ini, karena jika dicermati seolah-olah masyarakat sekarang kurang mempercayai para wakil rakyat hasil produk dari partai politik.

“Sinyal ini kami tangkap dan kami juga menyadari betul bahwa pendidikan
politik itu adalah tugas partai. Karena itu PPP menggelar seminar ini
untuk memberi pendidikan politik kepada masyarakat, sehingga sedapat
mungkin secara terus menerus agar masyarakat bisa memahaminya dengan baik,” katanya.

Dia berharap kesadaran masyarakat dalam partisipasi politik semakin
tinggi sehingga kelak dapat memilih wakil rakyat/eksekutif dengan
menggunakan akal sehat agar betul-betul orang yang dipilih bisa
menjadi andalan masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Sementara  Ketua DPW PPP NTT, Djainudin Lonek  mengatakan, pendidikan politik ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan DPW PPP NTT dan sejalan dengan amanah undang-undang dan konstitusi dimana setiap Parpol bertugas mencerdaskan masyarakat.

“Partisipasi politik masyarakat merupakan salah satu bentuk aktualisasi dari proses demokratisasi. Karena itu seminar ini ingin memberikan masukan bagi masyarakat agar menyadari bahwa setiap warga negara berhak memilih dan dipilih, itu berarti harus secara aktif menjalankannya dengan baik dan penh kesadaran. (rif/bp)

=====

Foto: Suasana Seminar yang digelar DPW PPP NTT

Komentar ANDA?