Sensus Penduduk 2020 Dilaksanakan Online Bulan Pebruari Hingga Maret

0
681

NTTsatu.com  – ENDE –  Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ende menggelar Sensus Penduduk tiap sepuluh tahun sekali.  Ditahun 2020 mendatang untuk pertama kalinya BPS akan menggelar Sensus Penduduk melaui daring atau online. Namun sistem Offline juga tetap dijalankan.

Hal ini disampaikan kepala BPS Ende Ir Paulus Puru Bebe saat menyampaikan sosialisasi Sensus Penduduk di puluhan masyarakat yang datang mengurus kartu keluarga dan kartu tanda penduduk serta akte lainnya pada Dinas catatan sipil dan kependudukan kabupaten Ende, Kamis,  12/12 /2019

Ada dua pilihannya ada Sensus online dan Sensus wawancara ucapnya juga menyampaikan sensus penduduk online dilakukan pada 15 Februari sampai 31 Maret 2020 melalui link sensus.bps.go.id yang akan dibuka saat periode Sensus dimulai.

Sementara secara offline akan dilakukan Sensus Penduduk dengan cara wawancara yaitu petugas sensus atau pendataan secara langsung melakukan pendataan dari rumah ke rumah pada seluruh wilayah di kabupaten Ende selama bulan juli 2020.

Sensus Penduduk online itu sebetulnya adalah solusi untuk penduduk yang mobilitasnya tinggi. Cara online kata Paulus sebagai pilihan yang cerdas lantaran efisien untuk masyarakat yang sibuk. Sehingga ketika nanti di datangi petugas sensus untuk wawancara kemungkinan itu juga susah ditemuhi yang pilihannya salah satunya yang sangat strategis yaitu mengisi data secara mandiri pada Sensus Penduduk online di tanggal 15 februari sampai tanggal 31 Maret 2020 ucapnya.

Selanjutnya Paulus mengungkapkan mengapa SP2020 ini penting karena akan memproyeksi penduduk terkait Fertilitas, kematian, kelahiran dan migrasi .Berapa banyak sih yang migrasi, angka kelulusan berapa banyak berapa yang lahir. Dengan mengetahui proyeksi penduduk kita mengetahui pola ekonomi jelasnya.

Hasil SP2020 juga bermanfat sebagai acuan perencanaan pembangunan,bisa untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang ( RPJP) daerah serta SDGs
SP2020 akan mengahasilkan data yang bisa jadi acuan perencanaan bidang. misalnya untuk perumahan baik kualitas maupun kuantitas, pendidikan kesehatan, perencanaan politik dan keamanan, lapangan kerja transportasi yang diperlukan.

Paulus juga menyampaikan Visi dari SP2020 untuk menuju satu data kependudukan adalah dorongan dari Perpers (Peraturan Presiden) satu data Indonesia Ungkapnya.

Untuk diketahui Presiden Joko Widodo telah menanadatangani Peraturan Presiden nomor 39 Tahun 2019 Tentang satu Data Indonesia.
Tujuannya dari keluarkannya PerPres ini adalah untuk memperoleh data yang akurat mutakir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses dan dibagikan kekonsumen data tegasnya.

Paulus juga menambahkan Mahasiswa dan siswa SMA sederajat juga diharapkan turut aktif dalam SP2020 ini, Mahasiswa dan siswa ini akan dijadikan agen untuk Sensus karena mahasiwa ini masih sebagai elemen masyarakat terdidik yang sangat bisa strategis memviralkan membantu suksesnya sensus penduduk online pangkasnya.

BPS menargetkan penduduk yang bisa di jangkau melalui online ini 30 persen mengingat ada beberapa wilayah yang jaringannya internet belum masuk secara baik di kecamatan dan desa. (bp/rino/tim)

Komentar ANDA?