Sepuluh Sampel SWAB Kabupaten Lembata Sudah Tiba di Kupang

0
968

LEMBATA  — NTTsatu.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata  ( Sekda)  Paskalis Ola Tapobali memastikan sebanyak 10 sampel SWAB pasien suspect dari Lembata sudah tiba di Kupang  Jumat (8/5/2020). Sampel tersebut dikirim Kamis kemarin menggunakan kapal feri dan akan segera diperiksa di Laboratorium RSUD WZ Johannes Kupang.

“Sudah diterima di Kupang dalam keadaan baik. Ada orang yang ditugaskan khusus. Kita sudah menggunakan feri. SWAB sudah tiba jam 7 pagi tadi,” kata Paskalis di Kantor Bupati Lembata Jumat (8/5/2020).

Menanggapi situasi Kabupaten Flores Timur yang sudah menjadi zona merah Covid-19, mantan Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Lembata ini mengatakan sikap Pemkab Lembata masih sama yakni tetap pada aspek pencegahan dan membatasi orang masuk ke Lembata.

“Sikap kita tetap sama supaya jangan pulang dulu. Kita juga diminta untuk perketat warga yang masuk,” tandasnya.

Tim Gugus Tugas saat ini sementara menelusuri ada tidaknya warga Lembata yang masuk dalam kluster Lambelu. Sampai saat ini dirinya belum menerima data atau informasi kalau di Lembata ada kluster Lambelu. “Kita harap masyarakat yang tahu kita bisa lapor,” sebutnya.

Lebih jauh, Paskalis menambahkan warga tetap harus memakai masker dan patuh pada protokol kesehatan.

“Semua ini bukan Gugus Tugas Lembata  yang buat. Ini dari pusat. Protokol ini bukan gugus tugas yang ciptakan. Ini dari para pakar dari kementerian dan ditetapkan dari pusat,” tegasnya. (*/bp)

Komentar ANDA?