Sikap Viktor Laiskodat Tidak Mencerminkan Nilai Pancasila

0
437
Foto: OKP Cipayung ketika menggelar konfrensi pers di Kupang, Sabtu, 05 Agustus 2017

NTTsatu.com – KUPANG – Pidato Politik yang disampaikan Politisi Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat dinilai berpotensi merusak nilai toleransi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan tidak mencerminkan nilai nilai suci yang terkandung dalam Pancasila.

Hal ini disampaikan Kelompok OKP Cipayung NTT (GMKI, HMI, PMII, PMKRI dan IMM) dalam konferensi Pers terkait pidato politik Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem Viktor Laiskodat, di Kuopang, Sabtu (5/8).

Dalam penyampaiannya Ketua HMI Kupang, Munawir La Amin mengatakan pidato yang disampaikan politisi Nasdem Viktor Laiskodat telah menggiring opini masyarakat dan sengaja memprovokasi masyarakat di NTT dengan menyebar ujaran ujaran  kebenciaan yang justru akan menimbulkan perpecahan diantara masyarakat.

Menurutnya semestinya Viktor Laiskodat mampu menjaga isu isu nasional yang harus dipertimbangkan sesuai dengan konteks kearifan lokal Nusa Tenggara Timur.

“Kami melihat ada hal hal negatif yang disampaikan Viktor Laiskodat yang cukup meresahkan masyarakat NTT. Tidak semestinya Viktor mengumbar kebencian di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara Ketua PMKRI Kupang Markus Gani, dengan tegas mengatakan ucapan Viktor Laiskodat dalam pidato politiknya di Kabupaten Kupang tidak mencerminkan nilai nilai Pancasila dan telah merusaki kerukunan hidup antar umat beragama di NTT. Sikap itu tentunya sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang Viktor Laiskodat sebagai tokoh politik Nasional.

“Kami menganggap Viktor Laiskodat adalah politikus busuk karena pidato yang disampaikannya tidak mencerminkan nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila, tidak sepantasnya seorang politisi seperti Viktor Laiskodat menyampaikan pidato seperti itu yang dapat memecah belah kerukuran hidup antar masyarakat yang sudah dibangun di NTT, tegasnya.

Pada kesempatan itu kelompok Cipayung NTT  meminta Viktor Laiskodat untuk segera mengklarifikasi dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat NTT. Dan menghimbau masyarakat NTT untuk tidak terprvokasi. (Mikannews.com /bp)

Komentar ANDA?