Simpel Desak Mendagri Copot Sunur dari Bupati Lembata

0
154
Foto: Aksi Simpel di depan Marga Siswa PMKRI Cabang Kupang, Jumat, 10 Juni 2016.

KUPANG. NTTsatu.com – Solidaritas Mahasiswa Peduli Lembata (Simpel), Jumat, 10 Juni 2016 menggelar mimbar di depan Marga PMKRI Kupang. Mereka mendesak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mencopot Eliazer Yentji Sunur dari jabatannya sebagai Bupati Lembata.

Mimbar bebas itu sebagai aksi lanjutan dari aksi yang sudah mereka gelar dengan berdemonstrasi di depan Markas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa hari lalu.

Menurut Koordinator Umum Simpel, Igo Halimaking, aksi ini dilakukan karena mereka sangat prihatin dengan kondisi Lembata yang dipimpin seorang bupati yang diduga kuat memiliki Ijazah Sarjana Teknik palsu.

Aksi ini juga dilakukan setelah mengetahui bahwa hasil kerja Panita Khusus (Pansus) DPRD Lembata tentang ijazah Palsu Bupati Lembata itu disimpulkan bahwa Eliazer Yentji Sunur selama ini telah melakukan pembohongan public karena menggunakan ijazah palsu.

Dalam aksi tersebut anggota Simpel berorasi secara bergantian dengan topik yang sama yakni mendesak Mendagri untuk mencopot Sunur dari Jabatannya sebagai Bupati Lembata.

Dalam berkas yang dibagikan Simpel, tertulis delapan pernyataan sikap Simpel terhadap kasus dugaan ijazah palsu yang dimiiiki Sunur.

Pernyataan sikap itu antara lain: mendesak Gubernur NTT untuk segera bersurat kepada Mendagri agar segera mencopot Eliazer Yentji Sunur dari jabatannya sebagai Bupati Lembaa; Mendesak Menristek Dikti untuk membentuk tim investigasi  ke Universitas Krisnadwipayana untuk melakukan verifikasi atas keabsahan jiazah Eliazer Yentji Sunur.

Lainnya adalah mendesak Kapolda NTT untuk secepatnya menetapkan Eliazer Yentji Sunur sebagai tersangka dalam kasus penggunaan ijazah palsu yang tidak diakui negara. Serta memberikan peringatakan kepada Kapolda untuk tidak ada alasan untuk mengeluarkan SP3 atas kasus ini karena Pansus DPRD Lembata telah menemukan bukti-bukti yang cukup kuat dan sudah diserahkan kepada Polda NTT. (bp)

Komentar ANDA?