SLB Negeri Weri dapat Bantuan CSR Mandiri BUMN

0
201
Foto: Menteri BUMN, Rini didampingi Gubernur NTT, Frans Lebu Raya disambut tarian daerah Flotim ketika tiba di Larantuka, Rabu, 07 Maret 2018

NTTsatu.com – LARANTUKA – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Weri, di kelurahan Weri, kecamatan Larantuka, Kabupaten  Flores Timur (Flotim), mendapat bantuan corporate social responsibility (CSR) Mandiri BUMN. Siang ini, Kamis, 07 Maret 2018, Menteri BUMN, Rini Soemarno, akan menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis.

Kepala SLB Negeri Weri, Margaretha Maria Lewar, Rabu (7/3), di Larantuka, mengatakan sejak Januari 2018 pihaknya telah  mendapat pemberitahuan dari Kementerian BUMN terkait adanya bantuan CSR Mandiri BUMN kepada SLB Weri.

Margaretha Maria Lewar, menyebut bantuan CSR Mandiri perusahan lingkup BUMN telah diberikan kepada sekolahnya. “Bantuan dari sejumlah perusahaan telah diberikan dan dengan adanya kunjungan Menteri BUMN hari ini dalam bentuk penyerahan secara simbolis,” katanya.

Margaretha Maria Lewar mengatakan, bantuan yang telah direalisasi berupa pembangunan taman baca dan Lopo, renovasi toilet sekolah dan pengadaan meja kuris dari  PT Bank Mandiri. Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui bantuan CSR, membangun pagar sekolah dan pembangunan rumah tata boga.

Dilanjutkan dengan bantuan dari PT Telkom, aplikasi sistem pembelajaran informasi teknologi bagi siswa Tuna Rungu dan bantuan berasal dari PT PLN persero berupa instalasi listrik pada SLB Negeri Weri.

“Kami sejak Januari 2018 telah mengajukan proposal kepada empat perusahan berbeda, sesuai permintaan dari Kementerian BUMN,” jelas Margaretha Lewar.

SLB Negeri Weri, awalnya didirikan dengan nama Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) pada tahun 1986. Kemudian mengalami peningkatan status sesuai nomenkelatur, menjadi SLB Negeri Weri dengan tingkatan sekolah dari SD, SMP dan SMA (kelas 1 sampai kelas 12).

Siswa atau Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang mengenyam pendidikan di SLB Negeri Weri, berjumlah 144 siswa, yaitu Tunanetre (A), Tunarungu (B), Tunagrahita (C), Tunadaksa, Tunalaras(E) dan Down Sindrom (anak dengan keterbelakangan perumbuhan fisik dan mental).

Menteri Rini Soemarno bersama Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan rombongan sudah tiba di Bandar Udara Gewayantanah, Larantuka (Flores Timur), Rabu (7/3) pagi. Mereka disambut Bupati Flotim, Antonius Hubertus G. Hadjon beserta Forkopimda kabupaten Flores Timur.

Tarian etnis Muro Ae, menandai penyambutan rombongan Menteri BUMN, di rumah jabatan Bupati Flotim dan diterima oleh Sekretaris Daerah Flotim, Anton Tonce Matutina, untuk beristirahat selama 30 menit. Selanjutnya rombongan berangkat ke Pulau Adonara, melalui pelabuhan laut Waibalun (Larantuka).

Setibanya di pelabuhan laut Waiwerang Adonara Timur, nantinya Menteri Rini Soemarno beserta Gubernur Frans Lebu Raya dan sejumlah Direktur Utama (Dirut) BUMN,  langsung menuju SMP Katolik Awas Hinga untuk menyerahkan sejumlah bantuan corporate social responsibility (CSR). Dilanjutkan dengan kegiatan peresmian Gereja St. Martinus Hinga, di Kecamatan Kelubagolit.

Foto: Inilah wajah SLB Negeri Weri di Larantuka yang dibangun dengan dana corporate social responsibility (CSR) BUMN

Sejumlah pejabat lingkup Kementerian BUMN RI dan pejabat BUMN yang turut dalam rombongan Menteri Rini Soemarno. Diantaranya, Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto Putro, Deputi Bidang Jasa Keuangan,Jasa Survei dan Konsultan, Gatot Trihargo, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha, Aloysius Kiik.

Dan dari lingkup BUMN masing-masing, Dirut BNI, Ahmad Baiguni, Dirut Bank Mandiri, Kartiko, Dirut Angkasa Pura I, Faik Fahmi, irut ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi, Dirut Telkom, Alex Sinaga dan sejumlah direksi dari BRI, Pertamina dan Bulog. (hms setda ntt)

Komentar ANDA?