SMK St Petrus Ikut Simulasi UNBK

0
423
Foto : Kepala SMK St Petrus Ruteng, Yeremias Jurman (kemeja cokelat) didampingi Proktor Marius F. Dion,S.Kom

RUTENG. NTTsatu.com – Sebagai salah satu Sekolah Menengah Kejuruan  (SMK ) di  Kabupaten Manggarai  yang akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 3-7 April 2017 mendatang,  SMK St Petrus Ruteng  di Kabupaten Manggarai  mengikuti Simulasi UNBK pada 6-7 Maret 2016.

“Hari pertama simulasi, peserta UN tidak mengalami kendala,” kata Kepala SMK St Petrus Ruteng,  Yeremias Jurman kepada sejumlah awak media Selasa (7/3).

Dia mengatakan, SMK St Petrus sudah dua kali melakukan simulasi. Sebelumnya pada akhir Febuari melakukan simulasi lokal UNBK  dan Simulasi kedua merupakan sistem UNBK dari Pusat dimana semua Soal UNBK bagi peserta dikirim dari Jakarta dan semua jawaban dikirim secara on line dari server lokal SMK St Petrus menuju Server pusat.

Dikatakannya, pemilik sekolah yakni Yayasan Pendidikan Katolik Nggoro Wahang Ruteng dan Komite Sekolah  mendukung pengadaan fasilitas demi kalancaran  kegiatan bagi 151 peserta UNBK  SMK St  Petrus.

“Kami sudah siapkan generator sebagai solusi ketika   listrik dari PLN Ruteng padam,” katanya.

Dalam Pelaksanaan simulasi tersebut dipantau langsung  oleh pengawas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah Manggarai Raya Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT didampingi Kepala Sekolah SMK St Petrus,Yayasan dan komite sekolah.

Sementara Marius Frederik Dion,S.Kom Proktor UNBK SMK St Petrus kepada  NTTSatu.com mengatakan,  simulasi diadakan dua hari, pada hari Senin (6/3)  untuk mata pelajaran Matematika  dan Selasa (7/3) Mata pelajaran Bahasa Inggris.

“Dalam simulasi  ini, kami  menyiapkan 2 server utama dan satu server cadangan,” katanya.

Karena UNBK bersifat semi on line , Proktor UNBK ini menjelaskan bahwa hasil kerja siswa atau klien dikirim atau di-upload ke server lokal dan kemudian secara on line dari dua server lokal Proktor dengan bantuan teknisi utama mengirimkan hasil kerja siswa menuju server pusat.

Dia menjelaskan, dari jumlah 151 peserta UN SMK St Petrus dibagi dalam tiga sesi dimana setiap  sesi diberikan kesempatan kepada siswa  120 menit untuk mengerjakan soal UNBK sesi  1, 51 siswa, Sesi 2, 50 siswa dan sesi 3, 50 siswa.

“Pada sesi pertama sempat mengalami kendala hardware tapi kami sudah tangani dengan cepat,” jelas Proktor UNBK SMK St Petrus.

Dia mengatakan komputer   dalam simulasi tersebut berjumlah 51 Unit, agar tidak mengalami trouble, disiapkan 10 komputer cadangan untuk menggantikan komputer yang mengalami proses gangguan saat ujian berlangsung.

Sebagai proktor UNBK SMK St Petrus  selama simulasi berlangsung di bantu 6 teknisi  yaitu 1 Teknisi Utama dan 5 assiten teknisi  Guru Mata Pelajaran komputer  SMK St Petrus.

“Kami semua bekerja sama agar  51 Unit komputer  dalam keadaan baik saat peserta UNBK mengerjakan soal – soal UN,” pungkas Dedi.

Hasil Ujian simulasi Matematika yang dilakukan pada Senin (6/3) sudah dikirimkan hasilnya ke Jakarta dengan demikian sudah dipastikan SMK St Petrus sebagai salah satu SMK di Manggarai siap menghadapi UNBK  pada 3 hingga 7 April 2017 mendatang.

Informasi yang dihimpun NTTsatu.com, di Kabupaten Manggarai  ada 3  SMA/K yang mengikuti  UNBK yaitu SMK St Petrus, SMAK St Fransiskus dan SMKN Wae Ri’I. Sementara untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) yakni SMPN 1 dan SMPN 2 Langke Rembong. (mus)

Komentar ANDA?