Spesialis Pembobol Mobil, Divonis 8 Bulan Penjara

0
151

KUPANG. NTTsatu.com – Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Klas I A Kupang, akhirnya menjatuhkan vonis selama 8 bulan penjara atas dua terdakwa kasus dugaan tindak pidana pencurian uang dengan cara kekerasan, Syarifudin dan Rofi Ismed.

Lasma Siregar alias Lala selaku JPU kepada wartawan, Kamis (21/1/2016) mengatakan dalam amar putusan hakim menegaskan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pencurian dengan cara kekerasan, yakni membobol pintu mobil lalu mengambil uang milik korban, Hajrat, senilai Rp 30,5 juta.

Lala menjelaskan, setelah mendengarkan keterangan saksi korban dan barang bukti uang yang diambil kedua terdakwa, maka kedua terdakwa kami nyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian dengan cara kekerasan.

Dikatakan Lala, majelis hakim memvonis kedua terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama 8 bulan, dikurangi masa tahanan yang sudah dijalani. Dan hakim, memerintahkan agar kedua terdakwa tetap berada dalam tahanan. Perbuatan kedua terdakwa diatur dan diancam pasal 363  ayat (1) ke- 4 KUHP.

Terdakwa boleh menerima dan boleh juga menolak putusan ini dengan melakukan banding. Diberikan waktu tujuh hari untuk pikir-pikir.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan itu dipimpin majelis hakim, Nuril Huda, didampingi hakim anggota, Rakhman Rajagukguk dan Fransisca Nino. Sedangkan terdakwa tanpa didampingi kuasa hukumnya. (dem)

=====

Foto: Ilustrasi  pencurian uang di mobil

Komentar ANDA?