STIKOM Bali Sekolah Tinggi IT Peringkat 3 Nasional dan Peringkat 1 Bali Nusra

0
158

DENPASAR. NTTsatu.com – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek  Dikti) RI menempatkan STIKOM Bali  pada urutan pertama kategori  perguruan  tinggi (PT) teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Secara nasional, STIKOM Bali berada di urutan ketiga setelah STMIK Jakarta STI&K dan STMIK Amikom Yogyakarta.

Hal itu tertuang dalam SK Menristek dan Dikti RI Nomor: 492.a/M/Kp/VIII/2015 Tentang Klasifikan dan Pemeringkatan Perguruan Tinggi di Indonesia Tahun 2015 tertanggal 14 Agustus 2015, setelah mengevaluasi 3.320 PT di seluruh Indonesia.

Ada empat kriteria yang menjadi dasar penilaian tersebut. Yakni, kualitas sumber daya manusia, kualitas manajemen, kualitas kegiatan kemahasiswaan, dan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah.

Dari total 3.320 PT tersebut,   STIKOM Bali menempati urutan ke-190. Sedangkan STMIK Jakarta STI&K di urutan ke-77 dan STMIK Amikom Yogyakarta  di urutan ke-79. PT sejenis di Bali dan Nusa Tenggara, rankingnya jauh dibawah STIKOM Bali.

Diolah dari sumber website Kemenristek dan Dikti RI: www.kemenristekdikti.go.id, maka ranking PT bidang TIK di Bali dan Nusra adalah sebagai berikut.  STIKOM Bali (ranking 190 PT nasional/ranking 3 PT TIK nasional) menempati urutan pertama,  diikuti STMIK Bumi Gora Mataram (ranking 746 PT nasional/ranking 30 PT TIK nasional) di urutan kedua, selanjutnya STMIK Uyelendo Kupang (996/45) urutan ketiga. Posisi keempat ditempati STIKOM Indonesia Denpasar (1191/67), posisi kelima STMIK Bandung Bali (1234/69), keenam STMIK Lombok, NTB (1505/94), ketujuh STMIK Primakara Denpasar (1920/130), kedelapan AMIK New Media Denpasar (2026/140), kesembilan STMIK Denpasar (2512/181), dan terakhir STMIK Kupang, NTT (2710/195).

Ketua STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan menyambut gembira penilaian Menristek Dikti terhadap kinerja kampusnya.

“Ini membuktikan bahwa apa yang sudah dikerjakan STIKOM Bali selama ini mendapat pengakuan resmi dari pemerintah. Sesuai tagline-nya Always The First  sejak berdiri  pada 10 Agustus 2002, STIKOM Bali terus menggeliat sebagai yang pertama dan terdepan ,” kata Dadang Hermawan di Denpasar, Selasa (09/02/2016).

Ketua Yayasan Widya Dharma Santhi (WDS)-yayasan yang menaungi STIKOM Bali, Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., mengatakan, sejak awal yayasan  berkomitmen   mengembangkan STIKOM Bali sebagai perguruan tinggi  TIK terbaik di Bali dan Nusa Tenggara bahkan nasional.

“Atas nama  yayasan dan manajemen STIKOM Bali, saya menyampaikan terima kasih kepada semua karyawan yang telah bekerja  penuh semangat  membesarkan STIKOM Bali hingga kita masuk ranking 3 nasional dan ranking 1 di Bali dan Nusra,” kata Dharmadiaksa.

Pembina Yayasan WDS Prof. Dr. I Made Bandem, MA juga merasa bangga dengan prestasi yang dicapai STIKOM Bali. “Prestasi ini sebagai modal kami untuk mengembangkan STIKOM Bali menjadi institut pada tahun 2017,” kata mantan Rektor ISI Denpasar dan ISI Yogyakarta ini.

Prof. Made Bandem berjanji  ke depan  yayasan akan terus men-suport Ketua STIKOM Bali untuk meningkatkan kualitas SDM, dengan mengirim para dosen melanjutkan pendidikan ke jenjang S-3 agar pada tahun 2020 nanti bisa memenuhi amanat undang-undang perguruan tinggi terbaru. (rsn)

=====

FOTO: Para pendiri STIKOM Bali dan pengurus Yayasan Widya Dharma Santhi. Dari kiri: Drs. Satrya Dharma, Prof. Dr. I Made Bandem, MA., I Made Marlowe Makaradhwaja Bandem, B.Bus, Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., dan Dr. Dadang Hermawan

Komentar ANDA?