Beranda Pariwisata Sudah Pasti,  Harga Tiket Masuk Pulau Komodo dan Padar  Mulai Berlaku

Sudah Pasti,  Harga Tiket Masuk Pulau Komodo dan Padar  Mulai Berlaku

0
766
NTTSATU.COM — KUPANG — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah memberlakukan harga tiket masuk ke Pulau Komodo dan Pulau Padar di Taman Nasional Komodo sebesar 3,75 juta per orang mulai hari ini, Senin (1/8/2022). 

 

Ada banyak kritik dan penolakan terus dilakukan oleh masyarakat dan pelaku wisata di Kota Labuan Bajo, Manggarai Barat. Demostrasi dan ancaman boikot terhadap Kota Labuan Bajo dari kunjungan wisatawan dilakukan sebagai aksi penolakan atas perubahan harga tiket yang dinilai akan menyusahkan pelaku wisata di Labun Bajo.

Senin (1/8/2022), usai rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan, pemerintah tak akan merubah keputusannya dan tetap memberlakukan tarif masuk ke dua pulau yang menjadi habitat hewan purba yang memiliki nama latin Varanus Komodoensis itu sebesar 3.750.000 per orang. Dan pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap kelompok-kelompok yang menolak dengan cara memboikot atau mengancam wisatawan yang datang ke Labuan Bajo.

“Kepada kelompok-kelompok yang tidak setuju tetapi melakukan intimidasi, ancaman, akan melakukan kekerasan dan memberikan rasa takut kepada wisatawan kami Forkopimda, saya sebagai Gubernur dan seluruh Forkopimda akan mengambil langkah tegas kepada mereka-mereka yang mengambil langkah seperti itu,” kata Viktor Bungtilu Laiskodat.

Viktor Laiskodat juga meminta agar restorant dan hotel tetap dibuka dan personil kepolisian akan melakukan pengamanan. Saat ini pasukan polisi dari Polres Manggarai dan Ende telah diterjunkan untuk membantu melakukan pengamanan di Kota Labuan Bajo.

“Kepada restorant dan hotel untuk tetap buka karena tidak ada masalah. Laporkan  apabila ada masalah kepada kepolisian dan Bapak Kapolda telah juga memberikan perhatian serius dengan menurunkan tim yang cukup banyak dari Polres Manggarai dan dari Polres Ende untuk melakukan pengamanan-pengamanan,” kata Viktor.

Viktor mengakui, pemerintah kurang melakukan sosialisasi atas penetapan harga tiket 3,75 juta yang mulai berlaku hari ini. Munculnya banyak penolakan tersebut, katanya, karena pemerintah yang kurang melakukan sosialisasi, sehingga ia berjanji akan melakukan upaya sosialisasi kepada para pihak seperti  masyarakat, pelaku usaha maupun wisatawan terkait alasan mengapa pemerintah mematok harga tiket 3,75 juta masuk ke dua destinasi tersebut.

Menurutnya, selain melakukan sosialisasi, pemerintah juga akan melakukan sejumlah perbaikan kekurangan-kekurangan yang timbul.

“Kita pikir positif saja, yang pasti kurang sosialisasi, nanti kita juga pasang spanduk-spanduk, reklame dan segala macam untuk menjelaskan kepada para pihak, yang pasti kekurangan itu ada pada pemerintah,” katanya.

Viktor menjelaskan, penetapan tarif baru masuk ke dua destinasi tersebut akan didorong ke Perda. Sambil berjalan mulai hari ini, pemerintah bersama DPRD akan merumuskan Perda terkait pemberlakuan harga tiket itu. (*/bp)

Komentar ANDA?