Suntikan Dana Untuk Posyandu di Kota Kupang Rp 2,5 Miliar

0
199

KUPANG, NTTsatu.com – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Kupang,mendapat perhatian penuh dari Pemerintah Kota Kupang. Tahun ini Pemkot Kupang mengalokasikan dana sebesar Rp 2,5 miliar untuk dana operasional Posyandu baik posyandu balita maupun Posyandu Lansia.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota (BMK) Kupang,Felisberto Amaral yang dihubungi Selasa, 18 Agustus 2015 mengatakan, alokasi dana itu sebagai wujud perhatian Pemerintah Kota Kupang dalam mendorong pelayanan kesehatan di Kota Kupang khusus untuk para kader Posyandu baik itu Posyandu Balita dan Posyandu Lansia serta Kelompok Dasawisma di tahun 2015.

“Dana yang dialokasi Pemerintah Kota kupang dalam mendorong kinerja para kader pelayanan untuk tiga lembaga ini sebesar Rp 2.570.000.000, dan dana ini telah diserahkan kepada mereka,” katanya.

Amaral menguraikan, untuk Posyandu Balita dengan besaran dana yang diberikan yakni untuk tiap Posyandu sebesar Rp 5 juta. Dengan demikian total Posyandu Balita yang ada di Kota Kupang sebanyak 310 buah, maka dana untuk Posyandu Balita selruhnya mencapai Rp 1.550.000.000.

Sedangkan untuk Posyandu Lansia besaran dana yang diberikan untuk tiap Posyandu Lansia sebasar Rp.3 juta, Dengan demikian sebanyak 130 Posyandu  Lansia di kota Kupang total dananya mencapai Rp  390 juta.

Sementara untuk kelompok Dasawisma, lanjut Amaral, sebanyak 315 kelompok dasawisma masing-masing mendapatkan dana Rp 2 juta sehingga total untuk kelompok dasawisma sebesar Rp 630 juta.

Katua Komisi IV DPRD Kota Kupang,Livingston Ratu Kadja yang ditemui terpisah mengatakan, perhatian Pemerintah Kota Kupang dalam memotivasi para kader dalam bentuk dana operasional yang sudah disalurkankan tersebut dinilai sangat bagus. Pasalnya, melalui dana tersebut tentunya memotifasi para kader di Posyandu untuk bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan,

“Bantaun dana yang diberikan oleh Pemerintah ini untuk memotifasi kinerja para  kader dalam memberikan pelayanan. Para kader harus bisa lebih bagus dalam memberikan pelayanan, karena dana operasional naik yakni tahun 2014 hanya Rp 4 juta, kini ditahun 2015 dinaikan sebesar Rp 1 Juta menjadi Rp.5 juta. Kita berharap para kader harus menjalankan tugas dengan baik dilapangan ,” harapnya. (rif/bp)

=====

Foto: Kegiatan kaum ibu kader posyandu disetiap Posyandu

Komentar ANDA?