Survey Terbaru SMRC Duet Victory-Joss Unggul 36,5 Persen

0
547
Foto: Pasangan cagub dan cawagub NTT, Viktor Laiskodat – Josef Nae Soi paket Victory-Joss Nomor Urut 4

NTTsatu.com – JAKARTA  – Survei SMRC dengan margin sekitar 17 persen dengan paslon terdekat, maka hampir pasti keunggulan paket Viktor Laiskodat – Josef Nae Soi (Victory-Joss) nomor urut 4 sulit dikejar oleh tiga kandidat lainnya.

Pasangan Victory-Joss bakal mengungguli tiga pasangan calon (paslon) lainnya yang bertarung Pilgub NTT 2018. Victory-Joss mendapat dukungan 36.5 persen pemilih dan unggul atas pesaing terdekatnya duet Marianus Sae-Emi Nomleni (Marhaen) yang hanya mengumpulkan dukungan 19.6 persen pemilih.

Temuan ini berdasarkan survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada rentang waktu 23-30 Mei 2018. “Keunggulan Viktor Laiskodat-Josef Nae Soi di NTT bisa bertahan melihat waktu sudah terlalu sempit,” kata Direktur SMRC, Sirojuddin Abbas, saat diwawancarai Metro TV usai menyajikan hasil penelitian SMRC terkait elektabilitas para kandidat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, Jumat (22/6).

Berdasarkan survei yang dibuat 19-26 Mei 2018 tersebut, paslon Marianus Sae-Emi Nomleni hanya memperoleh 19,6 persen, Benny Kabur Harman-Benny Litelnoni (Harmoni) memperoleh 17,6 persen, dan pasangan Esthon L Foenay-Christian Rotok (Esthon-Chris) meraih 16,7 persen. Survei melibatkan sebanyak 1.220 orang, dengan metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling dengan jumlah proporsional dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Dari jumlah responden sebanyak 1.220 orang tersebut, hanya 4 persen responden yang menyatakan belum menyatakan sikap (untuk memilih).

Hasil ini menurut Juru Bicara Tim Pemenangan Victory-Joss Chris Mboeik yang diwawancarai MetroTV semalam di Hotel Borobudur mengatakan, hasil survei tersebut tidak terlalu mengejutkan tim Victory-Joss. Sebab, Tim secara periodik melakukan survei untuk mengetahui elektabilitas paslon Victory-Joss (Nomor 4).

“Hasil survei SMRC itu terus terang tidak terlalu mengejutkan kami karena sejak deklarasi tanggal 20 Desember 2017, tim secara periodik melakukan survei untuk mengukur elektabilitas paslon nomor urut 4. Dan hasilnya, elektabilitas Victory-Joss meningkat secara pasti dari waktu ke waktu berkat kerja-kerja politik yang terukur dan massif oleh tim pemenangan parpol koalisi dan relawan,” katanya.

Ditegaskannya bahwa sesuai survei terbaru SMRC dengan margin sekitar 17 persen dengan paslon terdekat, maka hampir mustahil keunggulan paket Victory-Joss bisa dikejar oleh tiga kandidat lainnya. Apalagi yang belum menentukan sikap tidak lebih dari 7 persen.

“Pihak SMRC menyatakan bahwa berdasarkan pengalaman mereka selama ini dengan selisih seperti itu Victory-Joss bisa dibilang tidak terbendung lagi. Kendati begitu kami tak mau takabur dan mendahului Yang Maha Kuasa. Tim kami tidak kendor. Kami tetap bekerja hingga hari terakhir kampanye agar margin kemenangan bisa diperbesar,” ucapnya.

Menurut Chris, sejak awal koalisi parpol memang begitu yakin dengan kekuatan Paslon No 4 karena keduanya merupakan figur yang sangat berkualitas dengan jam terbang sosial politik yang tinggi.

“Keduanya merupakan tokoh nasional yang sudah selesai dengan dirinya sehingga tekad untuk membawa masyarakat NTT bangkit menuju sejahtera bukan sekadar slogan kosong, tapi merupakan komitmen yang muncul dari sanubari yang peduli dengan aneka keterpurukan NTT selama ini,” tandasnya.

Foto: Inilah hasil survey Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menempatkan pasangan Victory-Joss dengan nomor urut 4 sebagai pemanang dalam pilgub NTT, 27 Juni 2018 mendatang

Survei Perennial Istitude Untuk diketahui, hasil survei sebelumnya yang dilaksanakan Perennial Istitude di 22 kabupaten/kota selama kurun waktu 5-16 Mei 2018 itu, Paslon nomor urut 4 (Victory-Joss) unggul dengan selisih 7 persen atas paslon Nomor Urut 3 yakni Benny Harman-Benny Litelnoni (Harmoni). Victory-Joss memperoleh 33 persen, disusul Harmoni 26 persen, Marianus Sae-Emmilia Nomleni (MS-Emi) 24 persen dan Esthon Foenay-Christian Rotok (Esthon-Chris) dengan 17 persen. Jumlah responden (sampel) sebanyak 3.278 responden dengan margin of error sebesar ± 1,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Untuk pertanyaan siapakah pasangan calon yang dipersepsikan paling berprestasi, cerdas dan berwawasan luas? Paslon Victory-Joss unggul dengan 32 persen, disusul Harmoni 27 persen, MS-Emi 24 persen, dan Esthon-Chris 17 persen.

Untuk pertanyaan siapakah paslon yang dipersepsikan paling jujur, bersih dari korupsi, peduli dan merakyat? Paslon Victory-Joss mendapat 34 persen, Harmoni 26 persen, MS-Emi 22 persen, dan Esthon-Chris 20 persen.

Siapakah pasangan calon yang dipersepsikan paling mampu memimpin, berani, dan tegas, paslon Victory-Joss mendapat 34 persen, Harmoni 26 persen, MS-Emi 22 persen, dan Esthon-Chris 17 persen.

Selanjutnya, untuk pertanyaan siapakah pasangan calon yang dipersepsikan memiliki visi misi yang realistis dan menjawabi persoalan di NTT, paslon Victory-Joss mendapat 35 persen, Harmoni 26 persen, MS-Emi 25 persen, dan Esthon-Chris 17 persen. Sedangkan untuk pertanyaan siapakah paslon yang dipilih oleh responden bila Pilgub dilakukan saal ini, kembali paslon Victory-Joss mendapatkan 33 persen, Harmoni 26 persen, MS-Emi 24 persen, dan Esthon-Chris 17 persen. (*/bp)

Komentar ANDA?