Tahun 2015, Produksi Jagung Mencapai 685 Ribu Ton

0
134

KUPANG. NTTsatu.com   – Produksi jagung di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditahun 2015 lalu, mencapai 685 ribu ton dari seluruh Kabupaten/Kota di NTT. Hasil itu melebihi produksi jagung ditahun 2014 lalu. Pasalnya, ditahun 2014, produksi jagung hanya mencapai 645 ribu ton.

“Produksi jagung ditahun 2015 lalu, lebih tinggi dari produksi jagung ditahun 2014 lalu. Dimana untuk tahun 2015 produksi jagung mencapai 685 ribu tons edangkan 2014 hanya 645 ribu ton, “Demikian diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTT, Yohanes Tay Ruba diruang kerjanya, Selasa (26/4).

Untuk saat ini, kata Tay Ruba, Distanbun NTT sedang mempersiapkan sedikitnya 600 Ha untuk penanaman jagung di seluruh Kabupaten/Kota di NTT. Dari 600 Ha lahan yang disiapkan itu sedikitnya setiap Ha mencapatkan benih jagung sebanyak 100 ton.

Selain mempersiapkan lahan, lanjut Tay Ruba, Distanbun NTT bersama TNI-AD turut mempersiapkan kelompok tani di seluruh Kabupaten/Kota untuk peningkatan produksi jagung nantinya di tahun 2016 ini.

“Kami dengan TNI-AD sedang mempersiapkan para petani untuk peningkatan jumlah produksi jagung. Yang mana, petani diberikan penyuluhan dan ilmu tambahan oleh pendamping baik dari Distanbun NTT dan TNI-AD, “ ungkapMantan Penjabat Bupati Ngada ini.

Dalam persiapan itu, tambah Tay Ruba, pihak dinas kini sedang mempersiapkan benih-benih unggul, yang mana saat ini sedang dilakukan verifikasi terhadap benih unggul itu. Sehingga, saat musim tanam nantinya akan digunakan nanti.

Kata Tay Ruba, terdapat beberapa Kabupaten yang memiliki lahan terbesar dalam penanaman jagung diantaranya Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Belu, Malaka dan beberapa Kabupaten lainnya.

Ditambahkan Tay Ruba, peningkatan jumlah produksi ditahun 2015 lalu, merupakan jerih payah pemerintah dan masyarakat serta kelompok tani dis etiap Kabupaten/Kota. Hal ini, merupakan suatu kemajuan positif dalam kelompok tani masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih karena jumlah produksi jagung meningkat. Ini menunjukan bahwa masyarakat telah berupaya keras untuk meningkatkan jumlah produksi jagung dengan memanfaatkan bantuan pemerintah, “ tutup Tay Ruba.(dem)

=====

Foto: Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTT, Yohanes Tay Ruba

Komentar ANDA?