Tanawawo, Daerah Asal Bupati Sikka, Rangking Pertama Warga Tanpa E-KTP

0
189
Foto: Ilustrasi

NTTsatu.com – MAUMERE – Sudah hampit empat tahun Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera memimpin Kabupaten Sikka. Bupati yang berasal dari Kecamatan Tanwawo itu ternyata lupa mengurus status kependudukan warga sendiri. Terbukti Tanawawo menjadi rangking pertama warga yang belum memiliki KTP Elektronik atau E-KTP.

Data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sikka per Mei 2017 menyebutkan jumlah penduduk Kecamatan Tanawawo sebanyak 11.252 orang, di mana warga yang wajib memiliki KTP yakni sebanyak 8.112 orang. Ternyata, terdata baru 1.347 orang yang memiliki E-KTP, sedangkan sisanya sebanyak 6.765 orang atau setara 83,39 persen belum memiliki E-KTP.

Setelah Tanawawo, rangking kedua dan ketiga ditempati Kecamatan Waiblama dan Kecamatan Mapitara, dua kecamatan yang menjadi bagian dari  daerah pemilihan Ketua DPRD Sikka Rafael Raga dan Wakil Ketua DPRD Sikka Stephanus Say. Dan menyusul di posisi keempat adalah Kecamatan Palue, yang merupakan kecamatan asal Kepala Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sikka Bernadus Ratu.

Untuk Kecamatan Waiblama, jumlah penduduk tercatat 8.756 orang, dengan warga wajib KTP sebanyak 5.891 orang. Data menyebutkan yang sudah memiliki E-KTP sebanyak 1.604 orang, dan yang belum memiliki E-KTP sebanyak 4.287 orang atau setara 72,77 persen.
Jumlah penduduk Kecamatan Mapitara sebanyak 7.719 orang dengan warga wajib KTP sebanyak 5.313 orang. Data menyebutkan yang memiliki E-KTP sebanyak 1.658 orang dan yang belum memiliki E-KTP sebanyak 3.655 orang atau setara 68,79 persen.

Sementara Kecamatan Palue memiliki jumlah penduduk sebanyak 13.650, dengan warga wajib KTP sebanyak 10.249. Namun data menyebutkan warga yag memiliki E-KTP sebanyak 3.725 dan yang belum memiliki E-KTP sebanyak 6.524 orang atau setara 63,65 persen.

Di posisi kelima dan keenam adalah Kecamatan Mego dan Kecamatan Doreng dengan persentase 53,60 persen dan 50,54 persen. Selebihnya sebanyak 15 kecamatan lainnya berada pada persentase di bawah 50 persen. Kecamatan Bola mengunci pada posisi persentase terendah, di bawah Kecamatan Koting, kampung asal Wakil Bupati Sikka Paolus Nong Susar.

Jika dicermati dari sisi lain, maka Kecamatan Alok dan Kecamatan Alok Timur merupakan dua kecamatan yang tertinggi teratas dari sisi jumlah warga yang belum memiliki E-KTP. Dari 26.946 warga Kecamatan Alok yang wajib memiliki KTP, tercatat 11.722 orang yang belum memiliki E-KTP. Dan dari 26.872 warga Kecamatan Alok Timur yang wajib memiliki KTP, tercatat 10.892 orang yang belum memiliki E-KTP.

Dua kecamatan ini terletak di dalam Kota Maumere, yang akses pelayanan perekaman cukup lebih baik, dan termasuk lebih dekat dengan Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sikka. Memang di dua kecamatan ini terdapat beberapa desa yang letaknya di wilayah kepulauan.(vik)

Komentar ANDA?