Terdakwa Kasus Rp 43 Miliar Segera Diadili

0
276

KUPANG. NTTsatu.com – Sjambas Chotib, terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dermaga oleh Kementerian PDT di Desa Pamakayo, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur, Tahun 2014, senilai Rp 43 miliar, segera diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang.

Kasus dugaan korupsi dengan tersangka Chotib, telah dilimpahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Larantuka ke Pengadilan pada Jumat (18/9). Perkara diterima oleh Panitera Muda Pengadilan Tipikor Kupang, Dance Siki.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Ridwan Angsar, SH kepada wartawan, Senin (21/9) mengatakan Kejari Larantuka telah melimpahkan kasus dugaan korupsi pembangunan Dermaga di Kabupaten Flores Timur ke Pengadilan Tipikor Kupang. Menurutnya, pelimpahan perkara ke pengadilan Tipikor Kupang, dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21). Selain pelimpahan berkas, Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga turut melimpahkan barang bukti ke Pengadilan Tipikor Kupang.

Dikatakan Ridwan, dengan pelimpahan tersebut kasus dugaan korupsi, JPU Kejari Larantuka tinggal menunggu penetapan jadwal sidang, termasuk komposisi hakim dan panitera oleh Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Klas I A Kupang.

Sjambas Chotib, lanjut Ridwan, dalam tahap penyidikan, telah menyerahkan uang jaminan kerugian negara senilai Rp 14.670.000 ke tim penyidik tindak pidana khusus (Tipidsus) Kejati NTT. Penyerahan uang jaminan dilakukan Sjambas bersama penasehat hukumnya, Duin Palungkun, kepada penyidik, Max Mokola dan Kundrat Mantolas, di ruang staf Kasi Eksekusi dan Eksaminasi Bidang Tipidsus Kejati NTT.

Uang jaminan tersebut, kata Ridwan, sempat disimpan sementara di rekening bank Kejati NTT pada Bank Mandiri, dan telah diserahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang, bersamaan dengan pelimpahan berkas perkara. (dem/bp)

======

Foto: Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Ridwan Angsar, SH 

Komentar ANDA?