Terkait Pilkada Lembata, Hoat Akan Dengar Perintah Partai

0
1502
NTTSATU.COM — LEMBATA — Belum usai hiruk pikuk pesta demokrasi pemilihan Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Propinsi dan DPRD kabupaten/kota para politisi mulai kembali disibukan dengan persiapan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah serentak November 2024 mendatang. 

 

Tidak hanya partai politik, dan para politisi, masyarakat dan pendukung para politisi mulai berdiskusi bagaimana jika pimpinan mereka ikut memeriahkan pesta demokrasi pemilukada.

Yohanes Derosari atau lasim disapa Hoat atau YDR menjadi salah satu yang didengung-dengungkan bakal maju sebagai calon bupati Lembata.

Anggota DPRD propinsi periode 2019-2024 yang kini kembali terpilih saat pencoblosan 14 Februari 2024 lalu, kepada media ini mengatakan bahwa dirinya tegak lurus dengan keputusan Partai Golkar.

Memang banyak orang menyebut dirinya sebagai salah satu yang bakal masuk bursa pencalonan namun demikian, YDR memilih untuk menunggu keputusan partai.

“Kita baru selesai pesta demokrasi pemilihan legislative yang cukup menguras energi, sehingga untuk saat ini, saya memilih menyelesaikan mandat rakyat kepada saya sebagai, anggota DPRD propinsi 2019-2024. Belum terpikirkan oleh saya untuk maju di Pemilukada Lembata namun, jika kemudian ditugaskan oleh partai maka sebagai kader saya siap tetapi tentu partai punya pertimbangan sendiri yang patut dihormati dan sebagai kader partai  saya tetap tegak lurus pada keputusan partai,” urai YDR.

Mantan pimpinan DPRD Lembata ini menjelaskan, Golkar itu partai besar yang selalu punya pertimbangan matang dalam membuat keputusan, apalagi yang berdampak pada masyarakat. Pemilukada itu bersentuhan langsung dengan masyarakat dan pastinya Golkar punya pertimbangan sebelum memutusan siapa kadernya yang akan di dorong masuk ke bursa calon Bupati dan wakil bupati.

“Saya juga banyak mendapat masukan dari masyarakat relawan di lapangan tapi saya sampaikan Golkar punya mekanisme untuk mengutus kadernya maju di perhelatan Pemilukada Lembata,”  urai mantan Ketua DPD 2 Partai Golkar Lembata ini.

Untuk saat ini dia lebih memilih konsentrasi menyelesaikan tugas sebagai anggota DPRD propinsi NTT periode 2019-2024 ini. Soal Pemilukada itu nanti partai akan putuskan. “Jika saya ditugaskan maka sebagai kader saya siap sebaliknya, jika partai mempertimbangkan lain sebagai kader saya tetap tegak lurus,” pungkas YDR.

Sementara itu James Peurapeq salah satu warga kota baru kelurahan Lewoleba tengah mengatakan, dirinya menilai YDR sebagai salah satu tokoh Lembata yang layak untuk memimpin Lembata lima tahun kedepan.

“Memang setiap orang akan punya pandangan berbeda terhadap seseorang, dan bagi saya itulah dinamika politik yang mesti kita hormati bersama. Bagi saya YDR adalah pilihan tepat untuk Lembata lebih baik,” ujar James. (mediasurya/nttsatu)

Komentar ANDA?