Ternyata, Anak Lerek Mampu Bersaing Di Tingkat Dunia

0
7111
Foto: Kolonel Aloysius Gonsaga Martha Lima Mado Koban, putera Lerek, Atadei, Lembata

Banyak orang di Lembata khususnya dan NTT pada umumnya tentu tidak mengenal sosok seorang putra Kampung Lerek, Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata yang mengukir prestasi di tingkat manca negara beberapa tahun lalu. Kini putera lerek itu berkarya di Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dia adalah Kolonel  Aloysius Gonsaga Martha Lima Mado Koban.

Kolonel Aloysius Mado Koban adalah putera purnawirawan Polri  almarhum Matheos.mado dan ibu Maria Mado Daud. yang diahirkan di Rote, 25 November 1961 ketika ayanya bertugas disana  Aloysius kini bertugas di Mabes TNI di Jakarta.

Dihubungi melalui telepon seluler dari Kupang ke Jakarta, Sabtu, 28 April 2018, Kolonel Aloysius mengakui, kalau dia memang tidak suka mempublikasikan diri di media massa. Namun ketika “dirayu” demi kepentingan anak-anak Lembata, dia akhirnya boleh membuka mulut namun ceritanya amat sangat singkat karena memang tidak suka untuk dipublikasikan.

Beberapa tahun lalu ketika mengikuti pendidikan kemiliteran tingkat mancanegara di Moscow, anak Lerek ini justru menjadi juara II dalam pendidikan yang diikuti oleh tentara dari berbagai negara saat itu.

“Saya tidak menyangka kalau saya bisa meraih prestasi tersebut. Ini sebuah kebanggaan yang memang tidak akan pernah sata lupakan,” kata kandidat Doktor  Sospol universitas Negeri Jakarta ini.

Suami dari Haryusiningsih ini menuturkan kisah hidupnya hingga menjadi anggota TNI. Setelah menamatkan pendidikannya di Akademi Militer  Indonesia (AMI) di Jakarta, dia memang sudah menjadi pelaut. Namun negara mengharuskan alumni AMI harus mengikuti wajib militer maka dia juga terpaksa mengikutinya.

“Cita-cita saya sejak awal ingin menjadi pelaut dan itu sudah saya jalankan sekitar dua tahun, Namun diperintahkan untuk mengikuti Wajib Milieter ya terpaksa saya haus mengikutinya dan jadilah sampai saat ini saya menjadi anggota TNI,” urai ayah dari Giovani Mado dan Maria Lavenia Mado

Dia mengakui, sudah bertugas dan belajar di beberapa negara sehingga memiliki pengalaman yang sunggu banyak. Penugasan di luar negeri yang sudah dijalaninya antara lain Rusia, Australia, Malaysia, Dubai, Stockholm, Swedia, Moscow dan PNG.

“Saya benar-benar bangaa karena saya yang anak dari kampung Lerek bisa menjadi seperti begini. Dan harus saya akui kalau anak-anak NTT juga sangat mampu bersaing di berbagai bidang yang penting memiliki niat tekun dan rajin,” paparnya.

Dia berharap, anak-anak muda NTT bisa memulai karier di mana saja termasuk di jajaran TNI. “Jangan pernah merasa malu untuk bersaing dengan anak-anak muda di daera lain. Kita harus berani dan yakin bahwa kita memiliki potensi untuk maju,” katanya.

Foto: Kolonel Aloysius Gonsaga Martha Lima Mado Koban, putera Lerek, Atadei, Lembata

Inilah sosk Kolonel Aloysius Gonsaga Martha Lima Mado Koban, tamat pada SDK. Sint. Yosef Naikoten Kupang, kemudian masuk ke SMP Frater       Kupang dan melanjutkannya pada STM Negeri.     Kupang.

Selesai pendidikan menengah di Kupang, dia melanjutkan pendidikannya di Kademi Maritim Indonesia (AMI), menjadi pelaut dan kemudian masuk menjadi anggota TNI, Setelah menjadi anggota TNI, Aloyisius  mengikuti mendidikan Strata 1 di Universitas Negeri Jakarta), kemudian S2 di  ITB Bandung dan saat ini sedang menyelesaikan pendidikan S3 di Sospol Universitas Negeri Jakarta.

Pendidikan militer  yang diikutinya antara lain SEPAMILWA Di AKMIL Magelang Angkatan 89. Dia juga memiliki pengalaman bertugas ke beberapa negara antara lain: SVR, Rusia. Australia, Malaysia, Dubai, Stockholm, Swedia, Moscow dan PNG.

Aloysius dala menjalani tugas negara selalu berpegang tegun  pada moto “Pengabdian kepada NKRI tiada akhir”. Kemudian dia menyatakan, “Aku bangga jadi anak Lerek”. (bonne pukan)

Komentar ANDA?