Tersangka Sakit, Tahap Dua Kasus Paulus Usnaat Ditunda

0
225
Foto: BUdi Handaka

KUPANG. NTTsatu.com – Aloysius Talan, salah satu tersangka kasus dugaan pembunuhan Paulus Usnaat di sel Mapolsek Numpene, Polres TTU, ditunda tahap dua oleh Polda NTT ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.
Tertundanya pemeriksaan ini karena setelah dokter pada RSUD Prof. dr. W.Z. Yohannes Kupang memeriksa tersangka menyatakan tersangka harus menjalani perawatan medis secara intensif. Selain dokter RSU Kupang, pemeriksaan juga dilakukan oleh jaksa pemeriksa berkas Bidang Tipidum, Bayu Sugiri, diketahui tersangka dalam kondisi sakit stroke dan tidak bisa berbicara secara normal.
Selain itu juga, surat hasil pemeriksaan kesehatan tersangka oleh dokter Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Kupang menyatakan tersangka bisa ditahan.
Menindaklanjuti petunjuk pihak Kejati NTT, tim penyidik Polda NTT yang dipimpin AKBP Albert Neno langsung memulangkan tersangka ke keluarganya di Kabupaten TTU.
Asisten Bidang Tipidum Kejati NTT, Budi Handaka melalui Kasi Kamtibum, Bayu Sugiri, Senin (2/5) mengatakan tim penyidik Polda NTT hendak melakukan Tahap II pasca berkas perkara ditetapkan lengkap (P-21), namun kondisi kesehatan tersangka tidak memungkinkan untuk ditahan di Rutan. Karena kondisi tersangka tidak memungkinkan, kata Bayu, dirinya meminta penyidik Polda NTT kembalikan tersangka ke keluarganya untuk pengobatan. Tahap dua perkara ini akan dilakukan setelah tersangka dinyatakan sembuh.
“Karena sakit kami minta penyidik Polda NTT kembalikan tersangka untuk dirawat dulu. Kalau sudah sembuh total baru lakukan tahap dua lagi, jadi bukan batal tapi ditundak karena tersangka sakit stroke, “ kata Bayu.
Sebelumnya, penyidik Polda NTT telah melimpahkan berkas perkara tersangka Emanuel Talan dan Baltasar Talan, dan telah disidangkan dan divonis bersalah oleh majelis hakim PN Kefamenanu.(dem)

Komentar ANDA?