Tidak Ada Kerugian KM Sirung Karam di Deri

0
376

KUPANG. NTTsatu.com – Dirut PT Flobamora, Hironimus Soriwutun mengatakan tidak ada kerugian yang ditumbulkan akiban karamnya Kapal Motor (KM) Sirung di pelabuhan Penyeberangan Feri di Deri, Adonara, Kamis, 9 Juli 2015 kemarin. Kapal yang karam itu sudah tiba kembali di Kupang, Jumat 10 Juli 2015 pagi.

“Kapal Sirung yang hendak sandar di pelabuhan Deri tiba-tiba dihantam gelombang dan bergeser dari pelabuhan dimana saat itu lagi surt sehingga karam. Namun sudah berhasl ditarik dan kembali berlayar ke Kupang sesuai rutenya. Tidak ada kerugian sedikitpun akbat insiden kecil itu,” kata Sriwutun.

Hironimus Soriwitun yang dihubungi melalui telepon dan mengaku sedang berada di Jakarta itu menjelaskan, KMP Feri Sirung milik pemerintah Provinsi NTT yang dikelola PT Flobamora itu bertolak dari Kupang menuju Dei, Adonara kabupaten Flores Timur melalui Lewoleba, Lembata. Kapal itu mengalami insiden kecil di pelabuhan Deri.

Kapal karam, karena saat hendak bersandar di dermaga, arus deras mengahantam hingga karam di pasir,” katanya.

Dia mengaku ada kendala teknis saat kapal hendak sandar di pelabuhan Deri hingga nahkoda memutuskan untuk mematikan mesin. Saat mesin dimatikan kapal terhempas dihantam gelombang hingga buritannya tertanam di pasir.

“Untuk menghindari tabrakan ke dermaga, maka nahkoda mengambil haluan dan karam di pasir. Dan kapal itu sudah ditarik dan berlayar kembali ke Kupang,” katanya. (iki)

Komentar ANDA?