Tidak Boleh Ada Gafatar di NTT

0
141

KUPANG, NTTsatu.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya menegaskan, tidak boleh ada Gafatar yang masuk ke daerah ini. Karena itu semua pihak diingatkkan untuk segera melaporkan secepatnya kepada aparat keamanan bila ada hal-hal yang mencurigakan terkait Gafatar tersebut.

“Daerah kita sudah sangat aman sejak dulu, masyarakat di daerah ini hidup sangat rukun dan harmonis karena itu tidak boleh ada pihak luar yang merusakkan tatananan kehidupan masyarakat daerah ini yang sudah sangat baik,” kata Gubernur Frans Lebu Raya yang dihubungi di Kupang, Kamis, 28 Januari 2016.

Gubernur mengatakan, dia telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten Kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbaga hal yang datang ke daerah ini dan mau merusak kenyamanan masyaraat daerah ini.

“Saya sudah perintahkan Kesbangpol dan Linmas untuk mengoptimalkan seluruh forum yang dibentuknya untuk terus melakukan pemantauan. Saya juga sudah minta Frkom Pimda untuk bergerak dan bertindak cepat. Pokoknya tidak boleh ada organisasi-organisasi yang mengatasnamakan agama di daerah ini tanpa tujuan yang jelas,” tegasnya.

Kemudian gubernur juga berharap agar warga NTT yang berada di luar NTT untuk tidak terjebak dalam permainan kelompok-kelompok tertentu yang mengumbar berbagai janji.

“Saya berharap, anak-anak NTT baik yang berada di NTT maupun yang sedang berada di luar NTT untuk tidak terjebak dengan bujuk rayu kelompok tertentu yang menjanjikan sesuatu kepada mereka terutama kelompok Gafatar ini,” tegasnya. (bp)

=====

Foto: Gubernur NTT, Frans Lebu Raya

Komentar ANDA?