Tidak Dapat Tambahan Penghasilan, Puluhan PNS Non Medis Protes

0
412

NTTsatu.com – MAUMERE – Kebijakan pemerintah daerah memberikan tambahan penghasilan (tamsil) kepada pegawai negeri sipil (PNS), menuai protes keras. Puluhan PNS non medis pada RSUD TC Hillers merasa tidak adil karena tidak mendapatkan tamsil.

Awalnya kurang lebih 95 PNS non medis diminta untuk memasukkan data dan persyaratan guna mendapatkan tamsil. Namun belakangan ketika tamsil mulai dicairkan di berbagai instansi pemerintahan, justeru mereka belum memperolehnya.

Beberapa PNS sempat menemui wartawan untuk mengeluhkan kebijakan yang mereka anggap tidak adil. Malah mereka berencana akan mogok kerja jika pemerintah tidak serius mempertimbangkan nasib mereka. Untuk urusan ini, mereka meminta nama mereka dirahasiakan.

“Kami ini juga PNS, kenapa kami tidak dapat tamsil? Apa bedanya kami dengan PNS yang lain? Kebijakan seperti ini harap jangan tebang pilih. Mohon yang berwenang pikirkan juga nasib kami,” sebut mereka.

PNS non medis tidak mendapatkan jasa medis. Kalau pun ada, persentasenya sangat kecil dibandingkan PNS medis. Lebih dari itu, terkadang mereka bekerja di luar jam kerja dengan tidka mendapatkan uang lembur. Bahkan terkadang, ketika PNS di instansi lain menjalani libur nasional, justeru mereka tetap bekerja.

“Misalnya Hari Raya Paskah atau Natal, kami ini hanya libur persis tanggal merah. Kamis Putih, Sabtu Suci, kami masuk kerja. Paskah kedua, yang lain masih libur, kami sudah masuk kerja. Kalau tidka masuk kerja, dijemput di rumah,” cerita seorang yang lain.

Pelaksana Tugas Bupati Sikka Paolus Nong Susar yang dihubungi baru-baru ini berjanji akan mengkaji kembali kebijakan tamsil sehingga tidak berdampak kepada menurunnya kerja pelayanan kepada masyarakat.

“Kemarin juga ada beberapa yang ke kantor mau ketemu saya, tapi saat tu saya ada kegiatan lain. Ya, nanti kami kaji lagi,” jawab Paolus Nong Susar, Selasa (20/3) di Mapolres Sikka.

Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera telah menerbitkan Perbup Nomor 2 Tahun 2018 tentang Ketentuan Pelaksanaan pemberian Tambahan Penghasilan Bagi PNS dan Calon PNS di Lingkungan Pemkab Sikka. Tamsil diberikan kepada PNS dan CPNS yang secara nyata menjalankan tugas di pemerintah daerah dan tercantum dalam daftar gaji, termasuk yang cuti melahirkan anak pertama/kedua/ketiga, melaksanakan pendidian dan pelatihan, dan melaksanakan tugas sebagai peserta lomba/pelatih/pendamping peserta lomba tingkat provinsi/nasional.

Dalam Perbup tersebut, disebutkan beberapa pengecualian. Tamsil tidak diberikan kepada PNS dan CPNS yang memperoleh tunjangan sertifikasi dan non sertifikasi guru, memperoleh tunjangan fungsional (medis dan pendidik), menduduki jabatan sebagai kepala desa/penjabat kepala desa, yang diperbantukan pada instansi vertikal, Selretariat Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Panitia Pengawas Pemilu, atau yang sejenisnya.

Tmsil juga tidak diberikan kepada yang mutasi keluar daerah, menjalani masa persiapan pensiun/bebas tugas, menjalani hukuman pidana penjara/kurungan, sedang menjalani cuti besar atau cuti di luar tanggungan negara, termasuk izin melahirkan untuk anak keempat dan seterusnya, serta tidak masuk kerja tanpa keterangan yang sah sebanyak 20 hari kerja atau lebih dalam 1 bulan.  (vic)

 

Foto: Pelaksana Tugas Bupati Sikka Paolus Nong Susar;

Komentar ANDA?