Tingkatkan Produsi Jagung, Mentan Bantu Petani Belu dan Malaka

0
170
Foto: Mentan RI, , Andi Amran Sulaiman didampngi Gubernur NTT, Frans Lebu Raya saat panen raya di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Selasa (14/3).

NTTsatu.com – ATAMBUA – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman berharap para petani di Kabupaten Malaka dan Belu yang berbatasan dengan Negara Timor Leste harus sejahtera. Karena itu dia memeberikan sejumlah bantuan agar petani bisa meningkatkan produktifitas hasil pertanian mereka.

“Sudah waktunya petani hidup makmur, asal Kerja, Kerja dan Kerja. Kalau bapak ibu perhatikan di luar negeri, yang kaya itu para petani. Pemerintah juga serius membangun ketahanan pangan, bahkan kedaulatan pangan. Saya mau, hasil panen perdana nanti kita ekspor,” kata Menteri kepada para petani di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Selasa (14/3).

Mentan diundang untuk menghadiri acara panen raya jagung dan kacang serta siwab Inisiasi Buatan.  Menteri berkeinginan agar para petani di daerah perbatasan harus diperhatikan dengan baik sehingga mereka segera mencapai kesejahteraan dengan hasil pertanian mereka.

Karena itu, dalam acara tersebut Menteri memberikan bantuan berupa 1 unit exavator, 10 unit traktor roda empat, 50 unit traktor roda dua, 10 unit jet pompa air dan sarana prduksi jagung untuk 50.000 hektar jagung, bagi Kabupaten Belu dan Malaka.

Mentan berharap, melalui bantuan tersebut bisa didorong perluasan areal tanam jagung pada lahan-lahan perkebunan, lahan adat/ulayat dan persil tanah lainnya yang pernah atau bahkan sama sekali tidak pernah ditanami.

Menteri juga menginformasikan tawaran kerjasama produksi jagung dari Filipia, Malaysia dan Jepang. FAO sendiri bahkan telah memberikan penghargaannya, karena Indonesia tidak lagi mengimpor jagung.

Dikatakannya, jagung merupakan komoditi tanaman pangan yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional dan menjadi bahan baku utama pakan ternak. Permintaan akan jagung terus meningkat sebagai akibat dari meningkatnya konsumsi protein hewani dan kebutuhan akan energi.

Hadir mendampingi Mentan dalam acara panen raya itu adalah Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, anggota DPD RI asal NTT, Ibrahim gustinus Medah, Wakil Asisten Teritorial Kasad, Kasdam IX Udayana, Kasrem 161 Wirasakti, Forkompinda Kabupaten Belu dan Malaka, Unsur teknis dari Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan Provinsi hingga Kabupaten Belu dan Malaka. (humas setda ntt)

Komentar ANDA?