Tour de Timor Mulai Digelar 30 November

0
186
Foto: Kadis Pariwisata Provinsi NTT, Marus Ardu Jelamu

KUPANG. NTTsatu.com – Setelah sukses menggelar Tour de Flores beberapa waktu lalu, Kementerian Pariwisata RI bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur siap menyelenggarakan Tour de Timor (TdT) yang akan dimulai tanggal 30 November hingga 3 Desember 2016 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu yang dihubungi, Rabu (23/11) menjelaskan, TdT  sebelumnya direncanakan memulai titik star di Dili Timor Leste, namun karena menemui kendala sehingga dibatakan dan memulai titik star di Motain, daerah perbatasan antara Timor Leste dan Kabupaten Belu.

Marius menjelaskan, peserta TdT yang berasal dari berbagai negara itu dipastikan sudah tiba di Atambua, Kabupaten Belu pada  29 November 2016 dan akan diterima Pemkab Belu dan masyarakat setempat. Kemudian esok harinya peserta TdT dilepas di Motain menuju ke Kabupaten Malaka.

Di Malaka, kabupaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Belu, pererta akan mengunjungi sejumlah obyek wisata yang ada disana, selanjutnya mereka menuju Kefamenanu, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Utara melalui daerah Nurobo.

 “Jadi peserta tidak menginap di Malaka, mereka hanya mengunjungi sejumlah destinasi wisata di daerah itu,” katanya.

Dia juga menjelaskan, TdT kali ini beda dengan TdF. TdT kali ini lebih kepada touring saja bukan balap sepeda seperti TdT. Jadi nanti lebih banyak spot – spot yang disinggahi. Ini kesempatan baik bagi peserta untuk bisa mengabadikan keindahan – keindahan alam di daratan Timor.

Di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, peserta juga akan melakukan hal yang sama seperti kabupaten Belu dan Malaka. Mereka akan mengunjungi destinasi – destinasi yang ada di Kefamenanu. Kemudian pada malam harinya, Pemkab dan masyarakat setempat akan melakukan pagelaran kesenian dan budaya.

Kemudian esok harinya, peserta menuju SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Dan pada malam harinya, dilakukan pagelaran kesenian dan budaya Timor Tengah Selatan setelah seharian mereka menikmati keindahan destinasi wisata di daerah itu.

Kemudian dari Soe mereka akan menuju Kabupaten Kupang. Dalam perjalanan itu, peserta akan menyinggahi spot – spot yang ada di sepanjang jalan. Misalnya Camplong. Mereka juga bermalam di Oelamasi, ibu kota Kabupaten Kupang.

Selanjutnya pada terakhir, peserta dari Oelamasi menuju Kota Kota Kupang. Peserta akan dijemput oleh komunitas sepeda dan motor besar di Lapangan Sitarda, Kelurahan Lasiana. Dari Lasitarda menuju ke finish di alun – alun rumah jabatan Gubernur NTT.

Ditanya tentang jumlah peserta TdT, marius mengaku, jumlah peserta dari luar negeri yang sudah mendaftar sebanyak 50 orang lebih. Mereka berasal dari Malaysia, Singapura dan Australia serta beberapa negara lainnya. (rin/bp)

Komentar ANDA?