Uang Itu Harga Diri Bangsa, Jangan Dirusakkan

0
167
Foto: Sejumlah PNS sedang menukarkan uang baru di sela-sela sosialiasai di Gedung DPRD NTT, Kamis, 12 Januari 2017

KUPANG. NTTsatu.com – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur, Naek Tigor Sinaga menegaskan, uang Rupiah itu merupakan harga diri Bangsa Indonesia, karena itu jangan pernah merusakkan uang tersebut.

Penegasan itu sisampaikannya ketika melakukan sosialisasi uang baru emisi 2016 di Gedung DPRD NTT, Kamis, 12 Januari 2016. Sosialisasi itu dihadiri anggota DPRD NTT, para pebat tingkat provinsi NTT dan wartawan. Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD, Nelson Obeth Matara.

Naek menjelaskan, diah berharap agar setelah melakukan sosilaisasi ini, peserta bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Coba bayangkan, uang Dolar itu disimpan begitu rapih karena bank tidak akan menerima uang kusut saat kita menukarnya. Sementara uang Rupiah sering diperlakukan tidak semestinya misanya dilipat dan diremas sesuka hati. Dan harus diketahui, merusak uang merupakan tindak pidana. Merusak uang itu tindak pidana, karena uang itu bentuk kedaulatan negara yang patut dihormati,” katanya.

Mejawab pertanyaan peserta terkait nasib uang lama setelah beredarnya uang baru emisi 2016 ini, Naek mengatakan, uang lama itu masih berlaku hingga 10 tahun ke depan. Jika sudah sepuluh tahun, yang mennyimpan uang lama silahkan menukarkannya langsung di BI, (bp)

Komentar ANDA?