Volume Usaha Produktivitas Koperasi di NTT Rp 6 Triliun

0
139
Foto: Kadis Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) NTT, Thomas Bangke

KUPANG. NTTsatu.com –  Perkembangan koperasi di Provinsi NTT sangat baik dan akan terus ditingkatkan. Buktinya, hingga saat ini, modal koperasi di seluruh daerah di NTT tercatat mencapai Rp 5 triliun dengan jumlah modal luar sebesar Rp 2 triliun dan modal sendiri sebesar Rp 3 triliun, dengan pencapaian volume usaha produktivitas sebesar Rp 6 triliun.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Thomas Bangke yang dihubungi di kantornya, Rau, 03 Agustus 2016 mengatakan,  hingga saat ini jumlah Koperasi yang tersebar di seluruh wilayah provinsi NTT mencapai 3.707 koperasi. Dari jumlah yang ada itu tercatat 557 koperasi tidak sehat.

“Berdasarkan indikator pelaksanaan rapat anggota tahunan(RAT) sebagai syarat koperasi aktif dan sehat. Dari 3.707 koperasi yang beroperasi di 22 kabupaten/kota, sekitar 557 yang tidak sehat,” kata Bangke.

Dia menjelaskan, pihaknya akan melakukan revitalisasi secara bertahap bagi koperasi-koperasi yang dinyatakan tidak sehat itu, namun masih terdaftar di Dinas Koperasi.

“Revitalisasi, penting dilakukan, karena sesuai dengan peran koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi perkembangan koperasi di NTT sangat pesat. Di tahun 2014, misalnnya, koperasi yang tedaftar hanya sebanyak 2.500 koperasi, berkembang menjadi 3.707 koperasi di tahun 2015, dengan jumlah tenaga kerja yang terserap dari 400 ribu menjadi 680 ribu orang. “Hal ini menjadi indikator adanya peningkatan minat masyarakat NTT terhadap koperasi,” katanya. (bp)

Komentar ANDA?