Wagub NTT dan Dua Kepala Daerah Diusulkan Dapat Penghargaan Karang Taruna Tingkat Nasional

0
617

Saat itu, Andre, demikian ketua PKT NTT biasa disapa, menjelaskan kepada Wagub Josef mengenai hal ini. “Bahwa ini merupakan usulan dari pengurus provinsi atas keterlibatan dan kontribusi aktif para pejabat kepala daerah ini. Sehingga harus disampaikan bahwa akan ada sejumlah syarat penilaian yang harus dilalui,”ujar Andre lagi.

Menurutnya, jika lolos seleksi maka pada 30 November malam mendatang, berlokasi di Solo, para pejabat publik ini akan berada di podium bersama dengan sejumlah pejabat lainnya tingkat nasional, untuk menerima penghargaan tersebut atas kontribusi mereka dalam membesarkan Karang Taruna di wilayahnya.

“Terimakasih atas kesempatannya. Memang kita di NTT belum banyak yang kit lakukan untuk Karang Taruna namun besar harapan kita, kedepan akan lebih maksimal lagi,”tegas Wagub Josef saat audiens di ruang kerjanya.

Dia menyambut baik hal ini sembari berpesan agar generasi muda Karang Taruna di seluruh tingkatan, harus secara masif berkontribusi bagi wilayahnya. Kedepan tantangan akan semakin sulit, dan generasi muda dituntut kreatif.

Andre dan Stenly pun melakukan audiens dengan Penjabat Walikota Kupang, George Hadjoh di ruang kerjanya. Disana George pun menyambut baik hal ini. Sementara Bupati Belu, Agustinus Taolin pun, dalam sebuah komunikasi, menyatakan rasa terimakasihnya atas perhatian. Untuk diketahui, kinerja Karang Taruna di Provinsi NTT cukup mencatat sejarah, karena aneka kreatifitasnya.

Salah satu contoh di  Kota Kupang, ada sebuah pasukan khusus yang dibentuk Pengurus Karang Taruna Kota Kupang, yang diberi nama Brigade Lima. Tim kecil beranggotakan 10 orang ini adalah sebuah tim reaksi cepat untuk mengatasi beraneka program. Seperti halnya fogging massal bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang. Mereka berhasil menyelamatkan warga di kawasan zona merah malaria, dimana pengasapan dilakukan pada radius 100 meter dari rumah warga yang anaknya terkena Malaria.

Tak hanya itu, tatkala Kota Kupang dihantam badai Seroja, tim kecil bentukan Stenly Boymau ini melakukan kerjasama dengan Bank NTT, yang menerima 10 unit mesin chainsaw (sensor) dalam bentuk pinjam pakai, dan mereka berhasil melayani 381 titik yang terisolir, dari total 489 pengaduan warga yang masuk. Seluruhnya dilakukan secara gratis. Masih ada sejumlah kegiatann lagi, dan pada Oktober kemarin, saat perayaan Bulan Bhakti Karang Taruna tingkat Kota Kupang tahun 2022, Karang Taruna Kota Kupang meluncurkan sebuah program, bertitel ‘Bhakti Untuk Negeri’, yang mana dalam program ini, akan dibagikan secara gratis abate kepada warga dan juga pelayanan fogging. (*/nttsatu)

Komentar ANDA?