Wagub NTT: Pembangunan Jurasic Park Tidak Mengganggu Habitat Komodo

0
359
NTTsatu.com — KUPANG —  Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef A Nae Soi menegaskan bahwa pembangunan Jurasic Park di pulau Rinca tidak mengganggu habitat komodo. Pasalnya, Pemerintah hanya membangun sarana prasarana keselamatan dan keamanan destinasi wisata di pulau Rinca.

“Saya jamin itu, seluruh pohon disana saya suruh kasih nomor. Jika saya pergi dan ada nomor yang hilang, maka saya tuntut pengusaha dan PU. Saya sudah kasih tahu mereka. Jangan pikir gubernur saja yang galak. Saya juga galak,” tegas Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi di Kantor DPRD Provinsi NTT, Rabu (11/11/2020) pagi.
Ia menjelaskan, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang mendapatkan travel warning

Hal ini membuat Presiden Joko Widodo menginstruksikan menteri Maritim untuk berkoordinasi dengan semua stakeholder agar segera melakukan uji coba.

Selain itu, pemerintah diminta untuk menetapkan standar keselamatan bagi destinasi wisata super premium di pulau Rinca.

“Karena itu, kita benahi seluruh sarana dan prasarana untuk melindungi manusia, komodo dan lingkungan hidup. Sehingga harus diatur dalam sarana dan prasarana,” jelas Nae Soi.

Ia mengungkapkan, pembangunan sarana dan prasarana sangat penting untuk dilakukan. Karena setiap wisatawan yang datang pasti menggunakan jasa transportasi, baik laut maupun udara. Sehingga dibuatlah bandar udara dan dermaga laut.

“Karena wisatawan tiba di Labuan Bajo dan hendak berkunjung ke pulau Rinca dan Padar harus menggunakan kapal laut. Sehingga kita perlu siapkan dermaga laut yang bagus,” katanya.

Sementara terkait resort di pulau Rinca, Nae Soi membenarkan bahwa betul terdapat sebuah resort di pulau rinca. Namun resort tersebut bukan milik pengusaha.

Ia juga mengingatkan agar tidak boleh melakukan pengeboran air di lokasi pulau rinca.

“Memang pembangunan pasti membutuhkan air. Namun tidak boleh bor air disitu.  Airnya di ambil dari Labuan Bajo. Jadi mari kita kawal bersama sehingga semua pembangunan dan berjalan dengan baik,” pungkas Nae Soi. (*/gan)

Komentar ANDA?