Walikota Ancam Copot Lurah dan Camat yang Kerja Lambat dan Tanganga

0
1032
NTTSATU.COM — KOTA KUPANG – Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore mengingatkan para lurah dan camat di Kota Kupang untuk bergerak cepat menangani program-program prioritas untuk masyarakat.

by

 

Penegasan Wali Kota ini disampaikan dalam rapat koordinasi internal Pemkot Kupang, di ruang Garuda, Balai Kota, pekan lalu. Di hadapan Sekretaris Daerah, asisten dan para pimpinan OPD, Wali Kota mengatakan, masih ada beberapa lurah yang malas, karena bekerja lambat, bahkan tidak hadir dalam rapat koordinasi.

“Pada rakor sebelumnya beberapa lurah tidak hadir. Rapat ketiga kalau tidak hadir, langsung dikasih Plt. Tadi yang hadir hanya 26 orang. Kita tidak main-main. Kita serius menanganai masalah ini,” kata Jeriko –sapaan karib Wali Kota Kupang.

Wali Kota Jeriko juga menyentil soal usulan lampu jalan dari kelurahan. Menurutnya, masih ada lurah yang belum mengusulkan kebutuhan lampu jalan. Hal ini sebagai pertanda lurah tersebut tidak bekerja. Padahal, semua lurah diwajibkan menyampaikan daftar kebutuhan lampu jalan di wilayahnya. “Jangan sampai ada lurah yang tanganga dan warganya yang datang minta lampu. Harusnya lurah punya data daerah mana yang masih gelap dan perlu dibikin lampu,” kata Jeriko.

Ia menjelaskan, ada tiga jenis lampu jalan yang disiapkan Pemkot, yakni lampu dengan tinggi 9 meter untuk jalan utama, 7 meter untuk jalan kecil dan 5 meter untuk jalan gang. “Jangan sampai kita minta data anda tidak punya data. Nanti RT/RW yang datang ke kita, berarti lurah tidak cekatan,” kata Wali Kota.

Wali Kota juga menegaskan, lurah wajib menyetor data kebutuhan lampu jalan. Dengan demikian, tahun depan 100 persen jalan di Kota Kupang sudah terang. “Saya berharap tahun depan ini semua lampu jalan sudah jalan. Kalau ada yang masih gelap, berarti kreatifitas lurah itu tidak ada. Tidak mampu. Jadi ini catatan sehingga setiap saat kalau diminta ada datanya, sehingga masuk dalam anggaran,” kata Jeriko.

Ia juga meminta petugas UPTD Penerangan Jalan agar segera membersihkan lampu-lampu yang sudah rusak akibat badai seroja April lalu. Ia meminta agar lampu yang rusak segera diperbaiki. (rnc/gan)

Komentar ANDA?