Warga Mengeluh , Wabup Madur Kunjungi Lokasi Galian Pasir Wae Lengkas

0
218
Foto: Wabup Manggarai, Viktor Madur sedang berdiskusi dengan pekerja di tambang Pasir Wai Lengkas

NTTsatu.com – RUTENG – Menanggapi keluhan warga pemilik  dan pekerja tambang pasir di Wae Lengkas kelurahan Taga Kecamatan Langke Rembong, Wakil Bupati Manggarai Viktor Madur langsung melihat  kendala yang dihadapi warga di  lokasi tambang pasir.

Pantauan NTTsatu.com , Wabup Madur, Kamis (13/7) memantau beberapa lokasi yang mana sudah tidak ada lagi  aktivitas pekerjaan karena material longsor dengan batu ukuran besar menutupi pasir menyulitkan  warga melakukan  penggalian pasir.

“Sudah hampir 4 tahun kami tidak lagi gali pasir karena longsor terus terjadi,” kata  Stefanus Ampur salah satu pemilik lahan pasir Wae Lengkas.

Karena pekerjaan galian pasir di Wae Lengkas masih bersifat tradisional mengandalkan fisik  pekerja  menggali pasir di tebing yang sangat curam. warga menginginkan bantuan pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut dengan bantuan alat berat memindahkan material batu besar yang menghalangi pekerjaan warga menggali tambang pasir.

Sementara keluhan lain dari pekerja pasir Wae Lengkas kepada Bupati Viktor Madur adalah  sulitnya pasaran pasir Wae Lengkas yang tidak laku untuk material bangunan di Manggarai.

Wabup Madur yang didampingi Valens Lama Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang kabupaten Manggarai kepada Warga pemilik lahan dan Pekerja galian pasir menghimbau para pekerja agar tidak bekerja saat musim hujan dengan melihat kondisi lokasi galian pasir yang rawan akan longsor.

“Saya  mohon kalau hujan tolong berhenti bekerja dan langsung tinggalkan lokasi tersebut ,” katanya kepada para pekerja di lokasi.

Dia juga mengatakan Pemda akan melakukan pembersihan longsor batuan besar yang menghambat pengerjaan proses penggalian pasir.

Sementera Valens Lama kepala UPTD Dinas Pu dan Tata Ruang Manggarai mengatakan, pembersihan akan dilakukan jika cuaca sangat mendukung.

“Tunggu cuaca sedikit baik nanti kami akan lakukan pembersihan material longsor,” katanya.

Terkait keluhan Warga bahwa pasir Wae Lengkas tidak laris di pasaran , dia mengatakan kontraktor  yang bilang pasir Wae Lengkas tidak baik  bahwa kontraktor  tersebut tidak paham akan teknis yang baik menggunakan pasir Wae Lengkas yang kaya akan klei atau zat perekat.

“Jika pasir Wae Lengkas di Mix atau campur dengan sistem 2 x 1 mutunya sangat baik, ” tandasnya.

Dirinya mengatakan bahwa sudah berpengalaman begitu banyak dalam menggunakan  pasir Wae Lengkas.

“Kami juga sering menggunakan pasir tersebut ketika menggunakan teknik mixing pasir dari tempat lain tadi, ” katanya.  (mus)

Komentar ANDA?