Warga Oelomin Dapatkan Pelayanan Kesehatan Gratis

0
310
Foto: Seorang anak mengalungi Kapolda NTT sebelum menggelar pengobatan gratis di desa Oelomin, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang

NTTsatu.com – KUPANG – Ratusan warga Oelomin, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang antusias memperoleh pengobatan gratis yang digelar oleh Polda NTT saat Bhakti Kesehatan di Kantor Desa, Rabu (21/6).

Dalam Bhakti kesehatan tersebut, sebagian besar warga lebih banyak memilih pemeriksaan kesehatan awal dan pengobatan umum serta tensi darah.

Kapolda NTT Irjen Pol Agung Sabar Santoso mengatakan bahwa Bhakti Kesehatan bagi masyarakat Desa Oelomin dan sekitarnya, menjadi salah satu bentuk tanggungjawab sosial Polda NTT bagi masyarakat.

“Kami mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang selama ini jauh dari akses pelayanan kesehatan, sehingga akan berdampak pada peningkatan keamanan, ketertiban di dalam masyarakat,” jelas Sabar Santoso.

Selain itu, lanjut Agung bhakti kesehatan ini juga sebagai salah satu bentuk kegiatan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara, dengan target sebanyak 500 orang warga yang mengikuti pengobatan gratis.

“Kami membuka pelayanan pengobatan umum, namun jika ditemukan adanya masyarakat yang mengalami penyakit kronis, maka akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan di RS Bhayangkara,” ungkap Kapolda.

Salah satu warga Oelomin Martina mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan gratis dari Polda NTT. Pasalnya tempat pelayanan kesehatan seperti Pustu hanya membuka pelayanan kesehatan pada waktu-waktu tertentu.

Foto: Kapolda sedang berbincang-bincang dengar warga yang siap mendapatkan pelayan pengobatan gratis

“Apabila kami mau berobat harus ke puskesmas yang jaraknya lumayan jauh, serta jam pelayanan kesehatan oleh petugas pun terbatas, sehingga kami pun harus ke kota untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” jelas Martina.

Sementara itu Warga lainnya, Selfina juga mengeluhkan semakin mahalnya biaya pelayanan kesehatan sehingga banyak masyarakat yang kurang mampu cenderung memilih pengobatan kampung dari pada pengobatan di rumah sakit.

“Banyak warga yang kurang mampu secara ekonomi dan sulit berobat karena biaya yang mahal, sehingga dengan adanya pelayanan kesehatan gratis ini sangat membantu warga untuk dapat periksa kesehatan lebih intensif,” ungkap Selfina.

Pihaknya berharap agar masyarakat setempat dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan secara maksimal sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatannya. (Ambu).

Komentar ANDA?